banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

PNS Natuna dan “WANITA HAMIL” Diamankan Satnarkoba Polres Natuna

PNS Natuna dan “WANITA HAMIL” Diamankan Satnarkoba Polres Natuna
Konfrensi Pers Kapolres Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto SIK, di Mapolres Natuna. (Foto : Ist)


PNS Natuna dan “WANITA HAMIL” Diamankan Satnarkoba Polres Natuna

SIJORIKEPRI.COM, NATUNA — Polres Natuna, melalui Satnarkoba, berhasil meringkus pemakai dan pengedar narkoba, salah satunya adalah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Natuna, dan satunya lagi seorang Wanita dari Tanjungpinang. Kedua pelaku ditangkap di lokasi dan waktu yang berbeda.

Tersangka N (40) diamankan di pelabuhan Selat Lampa saat turun dari Kapal Sabuk Nusantara pada Kamis, 10 Mei 2018 yang lalu. Tersangka N yang baru datang dari Tanjungpinang setelah tertangkap langsung digiring ke Mapolres Natuna.

Dari tersangka N, Polisi mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu-sabu seberat 16,83 gram, pil ekstasi 32 butir, uang tunai Rp 308 ribu, dan sebuah tas warna putih Merk Summit.

“Setelah ditahan di Sel Polres Natuna, diketahui tersangka N keadaan hamil muda. Hal ini diketahui dari tahanan satu sel dengannya,” ujar Kapolres Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto SIK, dalam Konfrensi Persnya di Mapolres Natuna, Senin, (30/07/2018).

Dikatakannya, tersangka N adalah kali kedua berurusan dengan polisi dengan kasus narkoba, sebelumnya pada tahun 2016, ia juga melakukan hal yang sama, namun dia dibebaskan

Selanjutnya, Kapolres Nugroho, didampingi Kasat Narkoba, AKP Ramlan Chalid, dalam konfrensi persnya menyampaikan kepada beberapa wartawan tentang pengungkapan kasus narkoba yang melibatkan salah seorang PNS berinisial ZH (38) adalah berkat hasil pengembangan sebelumnya dan berkat informasi dari masyarakat.

Akhirnya ZH, ditangkap di Perumahan Pemda Natuna, pada Selasa, 24 Juli 2018 yang lalu, sekira pukul 18.00.WIB sedang memakai narkoba. Penangkapan dipimpin Kanit I Satnarkoba Polres Natuna, Brigadir Taufik. Dari tangannya diamankan barang bukti berupa jenis sabu-sabu seberat 2,06 gram, bong alat isap sabu, dan sebuah telephone seluler.

“Tersangka adalah salah seorang ASN berinisial ZH (38) tahun. Ia merupakan pegawai di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Natuna. Saat ini sedang menjalani proses penyidikan untuk pengembangan kasus lebih lanjut,” ungkap Kapolres.

Atas perbuatan mereka, kata Kapolres, tersangka N dikenakan pasal 112 ayat 2 junto 114 ayat 2 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan kurungan penjara maksimal 20 tahun. Sedangkan ZH, dikenakan pasal 112 ayat 1 junto 127 dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun kurungan penjara.

“Semenjak dari kasus Narkoba pada Desember 2017 dengan kasus sekarang masih berhubungan tetapi jaringannya terputus,” terang Kapolres.

“Hingga saat ini kami tetap mengadakan pengembangan terhadap barang narkoba tersebut, apakah barang itu ada yang disembunyikan atau sudah digunakan, kita akan tetap selidiki,” ungkap Kapolres.

“Saya berharap kepada rekan-rekan media dan masyarakat sekitar, agar mau berkontribusi untuk menyiarkan informasi tentang bahaya narkoba. Narkoba adalah musuh bangsa dan negara, musuh kita bersama,” pungkasnya. (nard)

 

Tags: , ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan