banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Polda Kepri Amankan Dua Pelaku People Smugling

Polda Kepri Amankan Dua Pelaku People Smugling
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Drs S Erlangga, didampingi Dirreskrimum Polda Kepri Kombes Pol Hernowo Yulianto SIK dan Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Kepri Dhani Catra Nugraha SH SIK M.H, saat Konferensi Pers Tindak Pidana People Smugling, di Media Centre Polda Kepri. (Foto : Humas Polda Kepri)


Polda Kepri Amankan Dua Pelaku People Smugling

  • Korban Diduga 37 Orang.

SIJORIKEPRI.COM, BATAM — Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Drs S Erlangga, didampingi Dirreskrimum Polda Kepri Kombes Pol Hernowo Yulianto SIK dan Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Kepri Dhani Catra Nugraha SH SIK M.H, dalam rilisnya kepada sijorikepri.com menerangkan, bahwa Polda Kepri telah mengamankan 2 (dua) pelaku Tindak pidana People Smugling atau Penyelundupan Manusia, bertempat di Media Centre Polda Kepri, Selasa, (12/3/2019).

Kronologis penanganan perkara, pada Senin tanggal 11 Maret 2019 sekira pukul 16.00 WIB, anggota Subdit IV mendapat informasi dari masyarakat, bahwa ada PMI dari Malaysia tiba di Batam – Indonesia melalui jalur non prosedural / jalur belakang / pelabuhan tikus, kemudian dilakukan penyelidikan oleh anggota Subdit IV dan sekira pukul 23.30 WIB anggota Subdit IV mengamankan kendaraan minibus BP 7046 DC yang memuat diduga korban penyeludupan manusia/people smugling sebanyak 18 (delapan belas) orang beserta 1 (satu) orang supir di halte depan Legenda Malaka – Batam Kota.

Setelah dilakukan interogasi, kemudian dilakukan penyelidikan dan pengembangan oleh anggota Subdit IV dan berhasil mengamankan 1 (satu) orang pengurus / penampung di perumahan Bukit Raya Batam Center.

“Kemudian dilakukan penyelidikan dan pengembangan kembali oleh anggota Subdit IV dan berhasil mengamankan 19 (sembilan belas) orang diduga korban People Smugling dan 1 (satu) orang pengurus / penampung di Perumahan Taman Batara raya – Batam Kota,” terang Erlangga.

Dari keterangan para korban, lanjutnya, mereka adalah PMI yang pulang dari negara Malaysia menuju ke Pantai Tanjung Sengkuang Batam – Indonesia, dengan menggunakan Speed Boat melalui jalur Nonprosedural / jalur belakang / jalur tikus.

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan diperolah keterangan bahwa jumlah keseluruhan PMI, diduga korban People Smugling yang diamankan adalah 37 (tiga puluh tujuh) orang dengan perincian Pengungkapan pertama, 18 (delapan belas) orang PMI ilegal / korban People Smugling, 1 ( satu ) orang Inisial M selaku supir kendaraan minibus BP 7046 DC.

Kemudian Hasil pengembangan pertama, 1 (satu) orang Inisial MR alias E selaku pengurus / penampung, tersangka / telah ditahan. Dan Hasil pengembangan kedua 19 (sembilan belas) orang adalah PMI ilegal / korban people smugling, 1 (satu) orang Inisial MM alias M selaku pengurus / penampung, tersangka / telah ditahan.

“Pelaku Inisial MR alias E dan Inisial MM alias M, selaku pengurus / penampung, tersangka / telah ditahan,” ujar Erlangga.

Barang bukti yang diamankan, antar lain 1 (satu) unit mobil minibus warna silver, 1 (satu) unit HP Nokia warna biru, 1 (satu) unit HP Nokia warna biru, 1 (satu) unit HP Nokia warna merah maron, 3 (tiga) lembar tiket pesawat Lion Air

Terkait dengan kapal spead boat yang digunakan untuk membawa korban dari malaysia belum ditemukan.

“Pasal yang dilanggar terhadap perbuatan pelaku dikenakan pasal 120 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 tahun 2011 tentang keimigrasian dengan ancaman 15 tahun penjara,” pungkas Erlangga. (Wak Rans)

Korban People Smugling. (Foto : Humas Polda Kepri)
Tags: ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan