banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Polda Kepri Amankan Enam Pelaku Pembunuhan di Baloi Kolam

Polda Kepri Amankan Enam Pelaku Pembunuhan di Baloi Kolam
Enam Pelaku Pembunuhan di Baloi Kolam, yang diamankan Polda Kepri. (Foto : Humas Polda Kepri)


Polda Kepri Amankan Enam Pelaku Pembunuhan di Baloi Kolam

  • Ini Motif dan Kronologis Kejadiannya.

SIJORIKEPRI.COM, BATAM — Polda Kepri menggelar Konferensi Pers tentang Ungkap Kasus Tindak Pidana Pembunuhan, yang terjadi di pinggir jalan raya depan Baloi Kolam, yang didepannya berseberangan dengan Pom Bensin Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Senin, (18/2/2019,) sekira pukul 23.30 WIB.

“Ungkap Kasus Tindak Pidana Pembunuhan sesuai dengan Laporan Polisi LP – B / 43 / II / 2019 / KEPRI / BRL / SKP tanggal 27 Februari 2019, dengan korban Ronny Priska Hasibuan (44),” ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs S Erlangga, Selasa, (19/3/2019), sekira pukul 14.00 WIB.

Kronologis kejadiannya, lanjut Erlangga, berawal dari laporan masyarakat bahwa melihat adanya mayat di dalam jurang depan perumahan Tiban Permai, Kecamatan Sekupang, pada hari Rabu tanggal 27 Februari 2019 sekira pukul 15.30 WIB. Kemudian Opsnal Reskrim Polresta Barelang di Backup Subdit III Jatanras Polda Kepri dan Opsnal Polsek Sekupang mendatangi TKP, dan bahwa benar adanya mayat di dalam jurang depan Perumahan Tiban Permai Kecamatan Sekupang.

“Kemudian Opsnal Reskrim Polresta Barelang di Backup Subdit III Jatanras Polda Kepri, Opsnal Polsek Sekupang dan Opsnal Polsek Batam Kota melakukan penyelidikan lapangan, dan pada hari Sabtu tanggal 09 Maret 2019 sekira pukul 14.00 WIB. mendapat informasi dari masyarakat, bahwa pelaku berada di Tanjung Uncang dan di Ruli Baloi Kolam. Sekira pukul 17.00 WIB, Opsnal Reskrim Polresta Barelang di backup Subdit III Jatanras Polda Kepri, Opsnal Polsek Sekupang dan Opsnal Polsek Batam Kota yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan SIK MH, melakukan penangkapan terhadap para pelaku di PT Naninda, Tanjung Uncang dan di Ruli Baloi Kolam, kemudian para pelaku berhasil diamankan. Selanjutnya Pelaku di bawa ke Polresta Barelang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Erlangga.

IDENTITAS TERSANGKA

  1. MS Als M, laki-laki, 52 thn, lahir Porsea (Sumut), 30 Nopember 1967, Kristen Protestan, Wiraswasta, Ruli Baloi Kolam RT 003 RW 016 No 83. (berperan sebagai pelaku utama dan otak perencanaan).
  2. DS Als F, laki-laki, 38 thn, lahir Maria Bandar (Sumut), 02 Februari 1981, Kristen Protestan, Swasta, Ruli Baloi Kolam RT 005 RW 016 No. 71. (berperan melakukan pengeroyokan terhadap korban).
  3. RT Als R, laki-laki, 38 thn, lahir Lumban Dolok (Sumut), 09 Agustus 1981, Katholik, Wiraswasta, Ruli Baloi Kolam RT 005 RW 016 No. 24. (berperan melakukan pengeroyokan terhadap korban).
  4. M Als A, laki-laki, 40 thn, lahir Tarutung (Sumut), 10 Desember 1979, Kristen Protestan, Karyawan Swasta, Ruli Baloi Kolam RT 003 RW 016 No. 76. (berperan melakukan pengeroyokan terhadap korban).
  5. HS Als A, laki-laki, 22 thn, lahir Batam (Kepri), 14 April 1997, Kristen Protestan, swasta, Ruli Baloi Kolam RT 003 RW 016 No. 47. (berperan melakukan pengeroyokan terhadap korban).
  6. HS Als J, laki-laki ,37 thn, lahir Lubuk Pakam (Sumut), 07 Maret 1982, Kristen Protestan, Wiraswasta, Ruli Baloi Kolam RT 007 RW 016 No. 83. (berperan melakukan pengeroyokan terhadap korban).

WAKTU DAN LOKASI PENANGKAPAN

  1. Pada hari Minggu tanggal 17 Maret 2019 sekira pukul 20.00 Wib di Cileungsi – Kota Bogor.
  2. Pada hari Sabtu tanggal 09 Maret 2019 sekira pukul 17.00 Wib di PT.Nan Indah Tanjung Uncang – Kota Batam.
  3. Pada hari Sabtu tanggal 09 Maret 2019 sekira pukul 17.00 Wib di PT.Nan Indah Tanjung Uncang – Kota Batam.
  4. Pada hari Sabtu tanggal 09 Maret 2019 sekira pukul 17.00 Wib di depan jalan raya dekat Simpang Jam hendak menuju kearah Sei.Panas – Kota Batam.
  5. Pada hari Sabtu tanggal 09 Maret 2019 sekira pukul 18.00 Wib di Warung Kopi Chandra Nababan Baloi Kolam Kec. Batam Kota – Kota Batam.
  6. Pada hari Sabtu tanggal 09 Maret 2019 sekira pukul 16.00 Wib di Warung Kopi Chandra Nababan Baloi Kolam Kec. Batam Kota – Kota Batam.

BARANG BUKTI YANG DISITA DARI TERSANGKA

  1. 1 (satu) potongan tali tampar warna putih kusam sepanjang lebih kurang 5 (lima) meter yang ditemukan dengan kondisi mengikat pada kedua tangan korban.
  2. 1 (satu) potongan tali tampar warna putih kusam sepanjang lebih kurang 3 (tiga) meter yang ditemukan dengan kondisi mengikat pada kedua tangan korban.
  3. 1 (satu) pcs baju kemeja lengan pendek merk Bonia warna biru dongker yang ditemukan masih melekat pada badan korban.
  4. 1 (satu) pcs baju kaos oblong merk dagadu warna biru dongker yang ditemukan masih melekat pada badan korban.
  5. 1 (satu) pcs kaos dalam merk HING size 30 warna putih kusam yang ditemukan masih melekat pada badan korban.
  6. 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda yang sudah dimodifikasi menjadi becak barang beserta sisa-sisa material besi holo dan seng gerobak yang sebelumnya menyatu pada becak barang sebagai alat transportasi pada saat melukai korban dan diduga di pergunakan untuk membuang korban ketempat ditemukannya mayat korban.

Pelaku melakukan perbuatan tersebut dengan didasari motif rasa sakit hati dengan korban yang telah menyelingkuhi istri pelaku karena dari sejak awal pelaku mengetahui bahwa istrinya selingkuh dengan korban, pelaku penasaran ingin bertemu dengan korban namun berulang kali di pancing untuk datang bertemu selalu tidak berhasil. Hingga akhirnya pada saat pelaku keluar dari rumah dan ketika pulang kembali ternyata korban sempat datang menjumpai istri pelaku dan berjanji bertemu di halte pada saat kejadian.

“Tindak Pidana dan Pasal Yang Disangkakan Pasal 340 Jo Pasal 170 Ayat (2) Ke – (3) K.U.H.pidana berbunyi Pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun. Barang siapa dengan sengaja dan dengan direncanakan terlebih dahulu menghilangkan nyawa orang lain karena salah telah melakukan pembunuhan dengan direncanakan. Pidana penjara paling lama dua belas tahun, barang siapa secara terbuka dan secara bersama sama melakukan kekerasan terhadap orang dan menyebabkan matinya orang,” pungkas Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs S Erlangga. (Wak Rans/R)

Click to rate this post!

[Total: 0 Average: 0]

Tags: , ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan