banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Polemik Ketua DPRD Karimun “BELUM SELESAI SEJAK 2016”

Polemik Ketua DPRD Karimun “BELUM SELESAI SEJAK 2016”
M Asyura, yang dilengserkan sebagai Ketua DPRD Karimun. (Foto : Ist)


Polemik Ketua DPRD Karimun “BELUM SELESAI SEJAK 2016”
– Berapa Jumlah Anggota DPRD Karimun Sebenarnya.

SIJORIKEPRI.COM, KARIMUN — Hingga saat ini, ada tanda tanya yang terjadi di internal DPRD Karimun. Tanda tanya itu adalah, pasca 21 anggota melengserkan Ketua DPRD Karimun, H Muhamad Asyura SE M.MP, melalui mosi tidak percaya tahun 2016 lalu, ternyata praktiknya tak ubah masih seperti sedia.

Kendati M Asyura tidak menjabat lagi, penandatanganan berkas produk pengesahan yang dihasilkan DPRD Karimun, masih menggunakan tanda tangan M Asyura di jabatan Ketua DPRD. Hal ini, tentu menimbulkan tanda tanya mengapa bisa terjadi hal ini.

Salah satu terlontar dari Badan Intelijen Reklasering, Hamdan. Pria ini, mengatakan, polimik ini cukup lama berlangsung, dan sampai saat sekarang belum juga ada titik terang dari permasalahan ini di badan institusi DPRD Karimun.

“Permasalahan ini sudah cukup lama bang. Saya melihat dan membaca dari berbagai media cetak dan online di berita tentang Ketua DPRD Karimun, namun tidak ada endingnya. Terakhir, saya baca Asyura mengundurkan diri, tapi tidak ada pernyataan tertulis dari Ketua DPRD Karimun, yang ia menyatakan mundur,” ujarnya, Sabtu, (07/07/2018).

“Benar mosi tidak percaya merupakan dari hak DPRD, untuk menyatakan pendapatnya atas ketidakpercayaan kepada pemerintah. Namun, tidak ada peraturan yang secara tegas menyebutkan tentang mosi tidak percaya,” tambahnya.

Jika memang DPRD Karimun tidak ada ketuanya, Hamdan merasa ada yang aneh. Kenapa ada nama Ketua DPRD Karimun tercantum di penjabaran APBD setiap tahunnya.

Dan ia melihat, ada keganjilan di situ, seperti jumlah anggota dewan yang ada hanya 27 anggota ditambah 1 Ketua, 2 Wakil.

Namun, lanjutnya, tidak sama dengan tertulis dipenjabaran APBD, dimana anggota dewan menjadi 28 orang ditambah 1 Ketua dan 2 Wakil.

Hamdan semakin heran tentang berapa jumlah keseluruhan anggota DPRD Karimun yang sebenarnya, 30 orang atau 31 orang.

“Aneh, jika ketua tidak ada, berarti cuma 29 orang, iyakan. Apa mungkin ada penambahan anggota Dewan,” ungkapnya.

“Menurut saya ini adalah Sabotase, tindakan pengrusakan terencana terhadap kelengkapan negara,” pungkasnya. (wak fik)

 

Tags: , ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan