banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Polisi Tangkap 10 Tersangka Kasus Narkoba

Polisi Tangkap 10 Tersangka Kasus Narkoba
Kapolres Karimun, AKBP Hengky Pramudya SIK, didampingi Kasat Resnarkoba Polres Karimun, AKP Rayendra Arga Prayan, mengungkap tindak pidana narkotika dalam kurun waktu selama Operasi Antik Seligi 2019. (Foto : Taufik)


Polisi Tangkap 10 Tersangka Kasus Narkoba

SIJORIKEPRI.COM, KARIMUN — Pengungkapan tindak pidana narkotika dalam kurun waktu selama Operasi Antik Seligi 2019 mulai dari tanggal 21 Agustus 2019 hingga 9 September 2019. Untuk kasus Narkoba yang berhasil diungkap Polres Karimun sebanyak 7 kasus. Dengan jumlah tersangka yang berhasil diamankan sebanyak 10 orang.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Karimun, AKBP Hengky Pramudya SIK, didampingi Kasat Resnarkoba Polres Karimun, AKP Rayendra Arga Prayana, dalam komprensi pers, di Mapolres Karimun, Kamis, (12/9/2019), sekira pukul 13.30 WIB.

Adapun Tempat Kejadian Perkara (TKP) antara lain wilayah Kecamatan Karimun terdiri dari 1 (satu) kasus dengan tersangka dua orang laki-laki berinisial GH dan SR, wilayah Kecamatan Meral terdiri dari satu kasus dengan tersangka 2 (dua) orang laki-laki, inisial BA dan JT.

“Sedangkan di wilayah Kecamatan Tebing terdiri dari 3 (tiga) kasus dengan tersangka 4 (empat) orang laki-laki, MM, F, YD dan S, kemudiaa wilayah Kecamatan Buru, terdiri dari 1 (satu) kasus dengan tersangka 1 (satu) orang laki-laki, S bin HS,” ungkap Kapolres Karimun, AKBP Hengky Pramudya SIK. 

Barang bukti yang berhasil disita, lanjutnya, secara keseluruhan sebanyak 89,90 Gram jenis Sabu dan pil ekstasi sebanyak 11 butir, serta Ganja kering sebanyak 1,40 gram. 

“Pasal yang dilanggar yaitu pasal 114 ayat (2) subsider 112 ayat (2) JO pasal 132 ayat (1) undang undang RI no 35 thun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman paling singkat 5 thun dan paling lama 20 tahun penjara atau hukuman seumur hidup atau hukuman mati atau pidana denda Rp 1.00.000.000 (satu miliar rupiah) sampai dengan Rp 10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah),” jelasnya.

“Kemudian Pasal 114 ayat (1) subsider 112 ayat (1) JO pasal seratus 32 ayat (1) undang undang RI no 35 thun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun pnjara atau pidana denda Rp 800.000.000 (delapan ratus juta rupiah) sampai dengan Rp 10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah),” tambahnya.

Selanjutnya, pada tanggal 9 September 2019, di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Hotel Sentury Jalan Tengku Umar, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun. Dan di jalan Asia Afrika Gang Sudjak RT 003 RW 002 Kelurahan Sungai Lakam Timur, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, berjumlah 3 (tiga) Tersangka berinisial AC, IS dan AS (DPO).

“Barang bukti yang diamankan sebanyak 3.956 (tiga ribu sembilan ratus lima puluh enam) butir narkotika diduga jenis pil exstasi berwarna biru dengan merk LEGO dan 466 (empat ratus enam puluh enam) Butir psikotropika diduga jenis pil eirimin lima (happy five), serta 2 (dua) paket kecil narkotika diduga jenis sabu, yang dibungkus menggunakan plastik bening,” ungkap Kapolres Karimun. 

Adapun Pasal yang di langgar Untuk tersangka inisial IS, pasal 114 ayat (2) subsider 112 ayat (2) undang undang RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara atau hukuman seumur hidup atau hukuman mati atau pidana denda Rp 1.00.000.000(satu miliar rupiah) sampai dengan Rp. 10.00.000.000 (sepuluh miiyar rupiah) untuk pasal 62 undang undang RI No 05 tahun 1997 tentang psikotropika. Dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan pidana denda Rp 100.000.000. (seratus juta rupiah). 

Untuk tersangka inisial AC, pasal 114 ayat (1) subsider 112 ayat (1) undang2 RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun penjara atau pidana denda Rp. 800.000.000 (delapan ratus rupiah) sampai dengan Rp 10.000.000.000 ( sepuluh miliar rupiah). 

Kapolres Karimun juga menjelaskan, kronologis penangkapan berdasarkan info masyarakat pada hari Senin tanggal 9 September 2019 sekira pukul 23.15 WIB SatResNarkoba Pores Karimun melakukan penangkapan terhadap 1 (satu) orang laki-laki yang mengaku bernama inisial AC. Di lobby Hotel Centuri 21 ditemukan barang bukti disaku celana sebelah kiri berupa 4 butir narkotika diduga jenis exstasi dibungkus dengan plastik bening. Kemudian dilakukan introgasi terhadap tersangka inisial AC, mengaku mendapat barang bukti tersebut dari saudara inisial IS. 

Selanjutnyam personil SatResnarkoba Polres Karimun melakukan pengembangan dan pada hari Selasa tanggal 10 September 2019 sekira pukul 01.30 WIB dilakukan penangkapan terhadap inisial IS, di rumahnya di Sungai Lakam RT 003 RW 002 Kelurahan Sungai Lakam Timur, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun.

“Ditemukan 2 butir narkotika diduga ekstasi yang dipegang dari tangan kanan saudara inisial IS, kemudian dilakukan penggeledahan rumah ditemukan 1 paket narkotika di duga jenis sabu di dalam kotak rokok merk Dunhill,” jelasnya.

Selanjutnya, ditemukan 1 bungkusan besar di dalamnya 4 bungkus besar masing-masing berisikan 10 paket sedang narkotika di duga jenis ekstasi merk Lego warna biru dengan jumlah 3.950 butir ekstasi, 466 butir Psikotropika diduga happy five dan 1 paket narkotika diduga jenis sabu di dalam lemari dapur rumah tersangka.

“IS, mengaku mendapat barang tersebut dari Saudara AS (DPO). Kemudian tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Karimun untuk penyidikan lebih lanjut,” papar Kapolres Karimun, AKBP Hengky Pramudya SIK. (Wak Fik)

Tags: ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan