banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Polres Karimun Akan Musnahkan “MIRAS dan KNALPOT RACING”

Polres Karimun Akan Musnahkan “MIRAS dan KNALPOT RACING”
Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya dan Kabag Ops Polres Karimun, Kompol Mukharram. (Foto : Taufik)


Polres Karimun Akan Musnahkan “MIRAS dan KNALPOT RACING”
– Ini Jadwal dan Tempat Pelaksanaannya.

SIJORIKEPRI.COM, KARIMUN — Kepolisian Resort (Polres) Karimun akan musnahkan Minuman Keras (Miras) hasil razia dan pemusnahan Knalpot Racing tidak standar, di Mako Polres Karimun. Polres juga akan siapkan Pos Pam (Pos Pengaman) dan 7 Pos Yan (Pos Pelayanan) yang melibatkan instansi terkait untuk di Pelabuhan Karimun, yang akan dimulai dari 7 Juni hingga 25 Juni 2018 mendatang dalam Operasi KETUPAT.

Kapolres Karimun, AKBP Hengky Pramudya S.I.K, mengatakan, persiapan pengamanan pertama tanggal 31 Mei 2018, dengan melakukan koordinasi dengan Gubernur Kepri dan Kapolda Kepri. Setelah itu, pada tanggal 5 Juni, kita akan adakan rapat koordinasi kesiapan keamanan dalam menyambut Idul Fitri bersama instansi terkait.

“Kemudian kita akan gelar pasukan pada tanggal 6 Juni di Polres Karimun dan Apel bersama Bupati Karimun, H Aunur Rafiq sebagai Irupnya, sekaligus pemusnahan minuman keras dan juga knalpot racing hasil razia kita pada bulan Mei,” ujar Kapolres didampingi Kompol Mukharram kepada awak media, di ruang kerjanya, Rabu, (30/05/2018).

Lanjutnya, untuk pelaksanaan operasinya kita mulai dari tanggal 7 Juni hingga 25 Juni 2018 di Pelabuhan. Dan dari darat yang ikut serta dari gabungan TNI AD dan AL 1 (satu) pleton, Satpol PP 1 (satu) pleton, KSOP 10 orang dan Dinas Perhubungan 20 orang plus dengan Dinas Kesehatan, serta Pramuka.

“Mereka akan kita tempatkan di Pos Pelayanan Pos Pengamanan yang sebelumnya kita sudah adakan Pos PAM 3 (tiga) dan Pos Yan 7 (tujuh). Kita siapkan untuk semua unsur termasuk sektor komunikasi dan Dinas kesehatan yang tergabung disana, agar masyarakat mudah mendapatkan pelayanan kesehatan dan tidak perlu lagi harus melapor ke Kantor Polres. Operasi ini dinamakan Operasi KETUPAT berjalan selama 18 hari,” paparnya.

Untuk keselamatan dan kenyamanan para penumpang yang menggunakan jasa kapal, Hengky mengatakan Polres sudah koordinasi dengan KSOP.

“KSOP, pak Irwan, memberikan kebijakan akan didaftar supaya ada manifesnya,” terangnya.

Katanya lagi, tanpa manifes tidak boleh masuk ke kapal, harus ada identitas. Itu dilakukan mencegah agar kapasitas penumpang  tidak over kapasitas, karena itu membahayakan bagi penumpang.

“Kita minta agar KSOP agar memantau dan kita juga siap membantu,” pungkas Kapolres. (Wak Fik)

 

Tags:
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan