banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Polres Natuna Ungkap 7 Tersangka Kasus Narkoba

Polres Natuna Ungkap 7 Tersangka Kasus Narkoba
Kapolres Natuna, Nugroho Dwi Karyanto, didampingi Kasat Narkoba, Ramlan Calid, dan Kasat Reskrim, Hendrianto, dalam Konfrensi Persnya terkait pengungkapan kasus narkoba dan kasus pengedar uang palsu di wilayah hukum Polres Natuna. (Foto : Bernard Simatupang)


Polres Natuna Ungkap 7 Tersangka Kasus Narkoba

  • Dan 1 Orang Pengedar Uang Palsu.

SIJORIKEPRI.COM, NATUNA — Kasus tindak pidana narkotika masih menjadi kasus yang menjadi fokus Polres Natuna pada tahun 2019 ini. Terbukti dalam kurun waktu 2 bulan terakhir di awal tahun 2019, Polres Natuna berhasil mengungkap 7 kasus tindak pidana narkoba dengan barang bukti narkotika jenis sabu.

Hal ini disampaikan langsung Kapolres Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto S.I.K, didampingi Kasat Narkoba, AKP Ramlan Calid, dan Kasat Reskrim, AKP Hendrianto, S.H M.H, dalam Konfrensi Persnya terkait pengungkapan kasus narkoba dan kasus pengedar uang palsu di wilayah hukum Polres Natuna, bertempat di Ruang Reskrim Mapolres Natuna, Senin, (11/03/2019).

Kapolres Nugroho, dalam konfrensi persnya menyampaikan, diawal tahun 2019 kurang lebih tiga bulan berjalan, Polres Natuna berhasil mengungkap 7 kasus kepemilikan narkoba, dan menangkap 1 orang tersangka pengedar uang palsu.

Dikatakannya, 7 orang tersangka narkoba tersebut berinisial H, W, MY, RA, WH, RMA, dan WS.

“Tersangka W merupakan kasus pelimpahan dari Lanal Ranai. Dia adalah salah seorang anak buah kapal dari salah seorang Pengusaha dari Kelarik,” kata Nugroho.

Enam (6) orang tersangka lainnya, kata Nugroho, merupakan hasil dari pengembangan kasus narkoba yang ditanganinya tahun 2018 lalu.

“Yang enam orang ini sudah menjadi target kami sejak tahun 2018. Ini adalah hasil dari pengembangan kasus narkoba tahun kemarin. Jadi bukan karena adanya laporan dari masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut Nugroho, menyampaikan, 5 orang tersangka, merupakan hasil dari 5 LP di bulan Januari 2019. Sementara pada bulan Maret tahun ini, ada 1 LP dengan 2 orang tersangka.

Dijelaskan secara rinci, bahwa dari tersangka dengan inisial H, Polisi berhasil menemukan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 0,13 gram. Lalu dari tangan MY, ditemukan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 0,7 gram, WH 3,37 gram dan RMA seberat 0,27 gram.

“Selain barang bukti berupa sabu-sabu, Polisi juga mengamankan barang bukti lainnya dari tangan pelaku. Diantaranya seperti bong (alat hisap sabu), korek api otomatis, timbangan, telepon genggam, rokok, cottonbud, plastik pembungkus sabu dan sejumlah uang tunai. Dan total keseluruhan barang bukti berupa sabu, ada sekitar 6 gram,” terang Nugroho.

Nugroho, menambahkan, bahwa seluruh tersangka, dicurigai sebagai pengedar narkoba. Karena telah memiliki, menyimpan dan menguasai sabu-sabu.

Seluruh tersangka terancam dengan pasal 112, yang berbunyi “Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800 dan paling banyak Rp 8 miliar”.

Atau Pasal 114 “Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 milyar dan paling banyak Rp 10 milyar”.

Nugroho menyebutkan, bahwa kasus narkoba diwilayah hukum Polres Natuna mengalami peningkatan. Pihaknya mencatat, selama Januari hingga Desember 2018, hanya terjadi sebanyak 14 kasus. Sementara dari bulan Januari hingga Maret 2019, sudah terjadi sebanyak 6 kasus dengan 7 tersangka.

Ia pun meminta kepada seluruh jajarannya, agar selalu mengawal seluruh kasus yang telah dilimpakan oleh Polres Natuna, ke Pengadilan Negeri (PN) Natuna.

“Saya perintahkan para Kasat, jangan sampai lepas kasus yang telah kita perkarakan. Harus terus dikawal,” tegasnya, didepan jajarannya.

Ia pun berharap kepada seluruh masyarakat Natuna, agar tidak segan-segan untuk memberikan informasi, terkait adanya pelanggaran hukum di wilayah Polres Natuna. (nard)

Tags: , ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan