banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Porsi APBD Idealnya “30 PERSEN PRO RAKYAT”

Porsi APBD Idealnya “30 PERSEN PRO RAKYAT”
Diskusi Publik 2,5 Tahun Kepemimpinan Nurdin Basirun oleh FKMP Kepri. (Foto : Ist)
– Ketahanan Ekonomi Daerah Dipastikan Aman.
– Diskusi Publik 2,5 Tahun Kepemimpinan Nurdin Basirun.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Diskusi Publik mengenai 2,5 tahun Kepemimpinan Nurdin Basirun, sebagai Gubernur Kepulauan Riau, menghasilkan banyak indikator sisi penilaian. Mulai dari sektor pendidikan, sektor ekonomi, sektor budaya dan sektor kebijakan jadi pembicaraan yang cukup hangat dilontarkan beberapa narasumber, di Hotel Comfort, Tanjungpinang, Minggu, (11/03/2018).

Acara yang dihadiri lebih dari 500-an warga dari berbagai lapisan masyarakat, tampak hadir diantaranya, Huzrin Hood, Andi Anhar, Endri Sanopaka, DR Humaidi, Daeng Rusnadi, Organisasi Kepemudaan, LSM, Praktisi Pariwisata, Asosiasi, Partai Politik, serta masyarakat lainnya.

Ketua Koordinator Forum Keprihatinan Masyarakat Peduli Kepri (FKMPK), Andi Cori Fatahuddin, saat membuka acara Diskusi Publik, mengatakan, semua hadir untuk memberikan reaksi atas pembangunan yang berjalan 2,5 tahun ini. Hal ini menjadikan kami selalu berpraduga dan inginkan penjelasan gamblang dari Gubernur dan Kabinetnya, serta DPRD Propinsi Kepri, tentang APBD yang telah berjalan.

“Masyarakat rasakan sekarang semakin susah, dipersulit dan semakin tidak pro-rakyat, serta ekonomi masyarakat makin merosot,’’ ujar Andi Cori.

“Diskusi Publik ini, adalah salah satu bentuk mencari solusi dan pemikiran,’’ ujar Chaidar Rahmat selaku Host.

Sementara dari Sudut Ekonomi DR Humaidi, selaku Lektor salah satu Universitas Negeri dan Pakar Statistik, menjelaskan, bahwa dalam buku anggaran itu, idealnya ada porsi 30 persen untuk pembiayaan, pembelanjaan bagi UMKM, sektor riil bagi masyarakat, koperasi, pedagang dan program pemberdayaan dan koperasi.

Diterangkannya lagi, jika terjadi ketimpangan APBD kurang dari 30 persen untuk pemberdayaan ekonomi rakyat, dan porsinya lebih besar pada belanja rutin dan pengeluaran pembangunan fisik, maka ketika masa resesi ekonomi tingkat Nasional dan Internasional terjadi seperti saat ini, tentu akan berakibat fatal bila Pemerintah Daerah tidak membuat kebijakan yang mendorong dan menguatkan sektor UMKM.
Juga angka kemiskinan dan kemerosotan daya beli masyarakat memicu penurunan ekonomi rakyat sangat drastis.

‘’Inilah perlu kebijakan daerah untuk ketahanan ekonomi rakyat, pembelaan bagi pengambil kebijakan untuk membuat keputusan yang melindungi kesejahteraan rakyat,’’ tambahnya.

Lebih lanjut dijelaskannya lagi, jika porsi keuangan sudah tidak “BALANCE”, terjadi pula “AKSI KORUPSI”, maka akan memperparah keadaan, dan semua sektor akan stagnan.

“Jadi untuk aksi diskusi publik ini, yang perlu dilakukan adalah tindak lanjut yang bisa mengambarkan peta ekonomi dan plotting anggaran, serta sektor UMKM yang digerakkan, dan mesti dikaji lebih dalam lagi,’’ Tegasnya.

Disisi lain, Andi Anhar Khalid, selaku pembicara dari sisi Tata Laksana Pembukuan Keuangan Anggaran Daerah, mengatakan, sudah menjadi kewajiban untuk menjalankan transparansi Buku Keuangan Daerah atau APBD, atau buku lintang kepada masyarakat.

“Saat ini sudah ada internet, e-goverment dalam bentuk APBD, dan bisa dishare dalam situs Pemerintahan Daerah,” ujarnya.

Andi Anhar yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Induk Kabupaten Kepulauan Riau, menambahkan, sebelumnya hal ini pernah dilakukan.

“Setiap tutup buku anggaran, kami melakukan dialog dengan berbagai lapisan masyarakat untuk membacakan, menjelaskan tentang anggaran yang sudah dijalan,” terang Andi Anhar, yang saat ini menjabat Staff khusus, Bidang Perindustrian Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Intinya menurut Andi, ia sepakat jika partisipasi dalam pembangunan itu dilaksanakan, karena aturan main dalam APBD saat ini sangat ketat.

“Meski ada saluran untuk memfasilitasi program kerja pro rakyat tadi,” pungkasnya. (zek)

 

Tags:
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan