banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Raja Ariza “TEKEN PERJANJIAN GLOBAL” Adaptasi Perubahan Iklim

Raja Ariza “TEKEN PERJANJIAN GLOBAL” Adaptasi Perubahan Iklim
Penjabat Walikota Tanjungpinang, Raja Ariza wakili Walikota se-Asia Pasific tandatangani Perjanjian Global Adaptasi Perubahan Iklim dan Ketahanan Energi. (Humpro Tanjungpinang)


Raja Ariza “TEKEN PERJANJIAN GLOBAL” Adaptasi Perubahan Iklim

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Diakhir masa Penjabat Walikota Tanjungpinang, Raja Ariza, berhasil merambah kancah internasional.

Raja Ariza bersama Walikota Padang dan Sukabumi, dipilih mewakili ratusan kota-kota di Asia Pasific, menandatangani komitmen dalam bentuk Perjanjian Global Perubahan Iklim dan Ketahanan Energi, pada acara Kongres ke 7 United Cities and Local Governments Asia Pasific (UCLG ASPAC), bertempat di Dyandra Convetion Centre, Surabaya, Rabu, (13/9/2018).

Raja Ariza, mengatakan, untuk mengimplementasikan perjanjian yang berisikan tentang komitmen kota-kota di Asia Pasific terhadap penyediaan energi yang berkelanjutan dan adaptasi perubahan iklim tersebut dapat dilakukan melalui kebijakan-kebijakan yang terukur, seperti pengurangan gas emisi, persiapan dampak perubahan iklim, memperluas akses energi berkelanjutan dan perlu segera diimplimentasikan paling lambat dalam waktu dekat. Visi dan tujuan komitmen tersebut untuk ketahanan daerah dalam menghadapi perubahan iklim.

Kota Tanjungpinang sejak tahun 2016 sudah tergabung dalam UCLG ini, sudah melaksanakan upaya-upaya dalam menghadapi perubahan iklim seperti melaksanakan penghijauan, penanaman mangrove, penataan pengelolaan banjir dan pengelolaan persampahan, melakukan uji emisi, bahkan Tanjungpinang sebelumnya mendapat penghargaan peringkat kedua Langit Biru se-Indonesia.

Ia juga menambahkan, bahwa Tanjungpinang merupakan bagian dari wilayah Provinsi Kepri, daerah laut yang sangat rentan dengan gelombang dan angin puting beliung. Selain itu juga daerah yang berbatasan dengan Singapura dan Malaysia yang juga rentan terhadap limbah laut, maka untuk mengantisipasi hal tersebut perlu diambil langkah-langkah menjaga lingkungan. Mangrove dan hutan, sebagai filter perlu dilestarikan. Pembangunan industri perlu dilakukan pengawasan, terutama efek akhir yang ditimbulkan seperti limbah B3.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Yuswandi SH M.Si, menambahkan, dengan komitmen yang sudah ditandatangani ini, Pemerintah Kota Tanjungpinang terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Komitmen tersebut tidak dapat dilakukan oleh Pemerintah Kota semata, akan tetapi perlu dukungan dari seluruh masyarakat, sehingga semua dapat terwujud,” ujarnya. (wak zek/r)

 

Tags:
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan