banner 740x400

banner 740x400

Raja Fahrurrazi : Masyarakat Lingga “PERLU PELATIHAN”

Raja Fahrurrazi : Masyarakat Lingga “PERLU PELATIHAN”
Raja Fahrurrazi, Kepala DPM-PTSPP Lingga. (Foto : Puspandito)

SIJORIKEPRI.COM, LINGGA — Raja Fahrurrazi, Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Perdagangan (DPM-PTSPP) Kabupaten Lingga, berinisiatif membantu pengurusan izin dan pemasaran hasil kayu bernilai jual tinggi.

Karena, Lingga memiliki hutan yang menyimpan berbagai jenis pohon dengan khualitas kayu yang baik, sehingga membuat Lingga sering menjadi sasaran ilegal loging. Selain itu, meski potensi hutan di Lingga punya kayu yang melimpah, namun, masyarakat masih kelaparan dihutannya sendiri, karena regulasi perlindungan hutan membuat masyarakat tidak boleh menyentuh hutan dengan sembarangan.

Apalagi para pengusaha maupun penampung kayu, cukup sulit ketika ingin melakukan pengurusan izin untuk memanfaatkan hasil hutan secara legal, karena kewenangan tersebut telah menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kepri.

“Untuk itu, perlu adanya sosialisasi dari Pemerintah Provinsi Kepri, yang mempunyai kewenangan mengeluarkan izin pemanfaatan hasil hutan. Masyarakat perlu pelatihan untuk membuat mebel dan sejenisnya, yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dengan memanfaatkan hasil hutan dan pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya, kepada awak media, Senin, (07/08/2017).

Menurut Raja Fahrurrazi, pihak penegak hukum juga harus turut sama membantu masyarakat, sehingga masyarakat tidak merasa takut serta mengetahui tata cara dalam bekerja memanfaatkan kayu hasil hutan yang berlimpah itu. Sekarang, merupakan masa yang tepat untuk bersama-sama dalam mensejahterakan masyarakat Lingga.

“Kita mau bantu pengrajin kayu mebel dan pembuatan kapal laut, serta pembuatan treplex dan produk kayu jadi yang punya nilai jual tinggi, agar masyarakat terbantu. Kita mengajak semua pihak memikirkan ekonomi masyarakat yang real dan bukan hanya wacana,” imbuhnya.

Meski Kabupaten Lingga daerahnya sebagian besar adalah lautan, namun kawasan hutan Lingga menyimpan kayu yang memiliki kualitas cukup baik. Saat ini pasar produk light wood masih terbuka. Pemerintah memberikan dukungan dalam pemasaran produk light wood, di antaranya dengan mempermudah perizinan.

Bahkan, Kementerian Lingkungan Hidup telah melakukan kerja sama dengan perbankan untuk pemberian kredit usaha rakyat (KUR) sebagai modal usaha. Jika petani hutan rakyat sebelumnya tidak bankable saat ini sudah dipermudah melalui KUR, melalui kerja sama antara KLH dengan perbankan, diharapkan produksi kayu rakyat meningkat. (SK-Pus)

Tags: ,
banner 740x400

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM
banner

banner 728x90

banner

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan