banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Ritual Bele Kampung di Lingga “JADI BAHAN PENELITIAN”

Ritual Bele Kampung di Lingga “JADI BAHAN PENELITIAN”
Gerbang masuk Desa Kelumu, Daik, Lingga. (Foto : Ist)
– Ini Sejarahnya Berdasarkan Hasil Penelitian BPNB Kepri.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Badan Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Kepri yang memiliki 11 peneliti, di bulan Februari telah turun ke lapangan, dengan dalam rangka penelitian kebudayaan dan nilai sejarah di 4 Provinsi, seperti Riau, Kepri Bangka Belitung dan Jambi.

Salah satu penelitinya adalah, Zulkifli Harto, yang melakukan penelitian selama 9 hari, di Desa Kelumu, Daik, Kabupaten Lingga, dengan membedah soal budaya Bele Kampung.

Zulkifli Harto mengatakan, dalam lintasan sejarah masa lalunya, sesuai informasi yang dirangkum dari penduduk setempat yang dipercaya, mengapa diadakan “Bele Kampong”, karena dahulunya di Desa Kelumu tersebut sering terjadi perkelahian dan pertengkaran sesama warga ketika itu.

“Karena sering terjadi hal tersebut, maka datanglah para ulama ke Desa Kelumu, dan menyarankan, agar dapat terhindar dari semua itu, maka di buat suatu acara ritual, yaitu Bele Kampung,” ujar Zulkifli Harto, Kamis, (01/03/2018).

Lanjut Zulkifli, maka dibuatlah Zikir Saman, seperti ritual mengusir setan yang di mulai dari laut hingga ke darat. Selama berlangsungnya Bele Kampong yang memakan waktu selama 3 (tiga) hari berturut-turut, warga setempat tidak boleh membunuh yang bernyawa, seperti menebang pohon, serta menggali tanah.

“Juga tidak boleh orang datang ke Desa Kelumu. Seandainya ada orang datang, maka pendatang tersebut harus membayar denda,” imbuhnya.

Selain itu, tambahnya, selama berlangsungnya Bele Kampung, tiap sudut kampung dipasang bendera atau umbul-umbul pertanda telah dilaksanakan budaya Bele Kampong.

Itulah sekelumit nilai sejarah dan budaya Bele Kampung di Desa Kelumu, Kabupaten Lingga, dan kegiatan peneliatian di 4 Provinsi itu, berjalan 6 bulan.

“Mulai dari menyusun materi, judul, penelitian, persentasi, turun ke lapangan mengolah data perumusan, dan membuat hasil laporan peneliti,” pungkasnya. (Man)

 

Tags:
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan