banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Rumah Baca Pantai Satu-Satunya “INOVASI di INDONESIA”

Rumah Baca Pantai Satu-Satunya “INOVASI di INDONESIA”
Deputi Informasi Arsip Nasional, Imam Gunarto, bersama rombongan didampingi Kadis Perpustakaan dan Arsip Daerah, Kota Tanjungpinang, Wan Samsi, mengunjungi Rumah Baca Pantai. (Foto : Ist)


Rumah Baca Pantai Satu-Satunya “INOVASI di INDONESIA”
– Icon Baru di Dunia Perpustakaan.
– Hanya Ada di Kota Tanjungpinang.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Rumah Baca Pantai yang diresmikan beberapa waktu yang lalu di Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tanjungpinang, mendapat apresiasi yang luar biasa dari Deputi Informasi Arsip Nasional, Drs Imam Gunarto M.Hum.

“Rumah Bace Pantai ini merupakan satu-satunya inovasi di Indonesia. Bisa dijadikan sebagai icon baru di dunia perpustakaan,” ujarnya, saat kunjungan kerjanya di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tanjungpinang, Jalan H Agus Salim, Tepi Laut, Kamis, (12/07/2018).

Kunjungan tersebut, didampingi Kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Drs H Wan Samsi MM, Kepala Bidang Pengembangan SIKN & JIKN, Eksanto, Kepala Bidang Sistem Kearsipan Statis, Drs Toto Widyarsono M.Si, Kadis Perpustakaan & Arsip Kabupaten Pelalawan MD Rizal, dan Kadis perpustakaan & Arsip Kabupaten Karimun, H Mohamad Isnainie S.Sos M.Si.

Disamping itu, Imam Gunarto, berharap, Pemprov Kepri dan Pusat berkolaborasi untuk menyelamatkan arsip sejarah peradaban Melayu yang sangat terkenal, bukan hanya di Indonesia, juga didunia.

“Dengan tampilan galeri arsip lintas sejarah, termasuk pulau Penyengat di dalamnya,” harapnya.

Deputi juga meminta masyarakat, agar sadar betapa pentingnya arsip, dan mau menyerahkan arsip yang bernilai sejarah tersebut untuk warisan negeri.

“Jadi, Pemda juga perlu memberikan penghargaan dan uang pengganti atau finansial dengan nilai yang wajar. Jangan pernah terfikir untuk menjual ke pihak asing,” pintanya.

Ia juga meminta kepada OPD, harus mendukung penuh untuk menyerahkan arsip statis ke LKD Dinas Perpustakaan dan Arsip, agar catatan negeri Tanjungpinang tetap akses dari masa ke masa hingga anak cucu ke depan, dalam melanjutkan estafet bangun Kota Gurindam ini.

“Pusat mendukung penuh Kota Tanjungpinang mengembangkan system arsip yang terintegrasi, antara pusat dengan daerah lain di Indonesia dengan pola JIKN dan SIKN,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Wan Samsi, mengatakan, Dinas yang dipimpinya memang merupakan OPD yang terbilang paling kecil anggarannya di Kota Tanjungpinang, dimana dalam tiga tahun, yaitu 2016, 2017, dan 2018, tidak sampai satu milyar, yaitu Rp 950.146.610,- saja.

“Namun dengan dana yang kecil itu, tidak menyurutkan kita untuk tetap semangat bekerja dengan menciptakan inovasi-inovasi, agar orang tidak bosan membaca, bahkan mencitai dunia perpustakaan dan sadar dengan dunia kearsipan,” ungkapnya.

Diakhir kunjungannya, Wan Samsi memberikan bingkisan dan cendera mata berupa tanjak kepada Deputi sebagai bukti komitmen Pemko Tanjungpinang mengarsipkan bagian budaya berpakaian melayu. (Wak Tung)

Kadis Perpustakaan dan Arsip Daerah, Kota Tanjungpinang, Wan Samsi, memberikan cindramata kepada Deputi Informasi Arsip Nasional, Imam Gunarto

Tags:
banner

banner

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan