banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Satu Dimakamkan di Karimun, Dua Dipulangkan ke Kampung Halaman

Satu Dimakamkan di Karimun, Dua Dipulangkan ke Kampung Halaman
Proses pemulangan jenazah korban yang tewas akibat ledakan disertai kebakaran kapal Roro KMP Sembilang di galangan kapal PT Karimun Marine Shipyard, Karimun, Provinsi Kepri oleh Polres Karimun. (Foto : Taufik)


Satu Dimakamkan di Karimun, Dua Dipulangkan ke Kampung Halaman
– Tiga korban Tewas Kapal Roro Sembilang.

SIJORIKEPRI.COM, KARIMUN — Tiga korban yang tewas akibat ledakan disertai kebakaran kapal Roll On Roll Off (Roro) KMP Sembilang di galangan kapal PT Karimun Marine Shipyard, Karimun, Provinsi Kepri, Rabu, (31/7/2019) sekira pukul 09.00 WIB, telah diserahkan ke keluarga masing-masing.

Tiga korban tewas tersebut adalah Surja, Mudai dan Hendrik. Surja, telah dimakamkan di Karimun, sedangkan Mudai dan Hendrik, telah dipulangkan ke kampung halamannya untuk dimakamkan melalui bandara Hang Nadim, Batam.

Wakil Kepala Kepolisian Resor (Waka Polres) Karimun, Kompol Jhon Hery Rakutta Sitepu SIK, didampingi Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim), AKP Lulik Febyantara SIK, dan dr Iptu Leo dari Dokfor Polda Kepri, saat menggelar konferensi pers di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mapolres Karimun, Jumat (2/8/2019) sore, mengatakan, berdasarkan indentifikasi Tim Disaster Victim Investigations (DVI) Bidokkes Polda Kepri, kedua jenazah Midai dan Hendrik telah dilakukan autopsi.

“Berdasarkan hasil indentifikasi selama dua hari di ruang jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H M Sani Tanjung Balai Karimun dengan pencocokan data, keduanya adalah Hendrik (Mualim) dan Midai (Kepala Kamar Mesin (KKM) KMP Sembilang). Korban telah dipulangkan ke kampung halaman masing-masing,” ujar Jhon Hery Rakutta Sitepu.

Sebelumnya, tim medis melakukan berbagai pemeriksaan terhadap korban, seperti proses pembalseman untuk mengindari pembusukan dan penularan penyakit, serta melakukan pembukusan dan penyegelan jenazah.

Identitas Midai dan Hendrik, dikenali dari gigi yang sesuai dengan sampel dari pihak keluarga masing-masing.

“Karena, secara visual, jenazah keduanya tidak dapat dikenali, karena sudah rusak berat. Selama proses rekonsiliasi pembandingan antara keduanya, pihaknya menemukan kecocokan. Kecocokan itu dinyatakan sebagai keberhasilan dalam proses identifikasi,” terangnya.

Polres, katanya, juga akan melakukan pemeriksaan DNA (Deoxyribose-Nucleic Acid) dengan melakukan pengambilan sampel dan mengirimkan sampel tersebut ke Pusat Laboratorium (Puslab) DNA Pusdokkes Polri di Cipinang. Karena, Polda Kepri belum memiliki pengujian sampel DNA di Kepri.

“Karena Polda Kepri belum memiliki pengujian sampel DNA, maka sampelnya dikirim ke Puslab DNA Pusdokkes Polri di Cipinang. Setelah mendapatkan hasilnya, nanti akan kita sampaikan kembali,” tuturnya.

Pemberangkatan ke Batam, dikawal Kapolsek KKP Polres Karimun, AKP M Komarudin Amd bersama Kasat Sabhara Polres Karimun, AKP I Ketut Sudarma, diikuti Wakapolsek KKP, Iptu Turino dan 3 (tiga) personil Polsek KKP. (Wak Fik)

Click to rate this post!

[Total: 0 Average: 0]

Tags: , ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan