banner 740x400

banner 740x400

Sekda Bintan Buka Pelatihan dan “PEMBINAAN BUMDes SE-KABUPATEN BINTAN”

Sekda Bintan Buka Pelatihan dan “PEMBINAAN BUMDes SE-KABUPATEN BINTAN”
Plt Sekda Bintan Adi Prihantara dan Peserta Pelatihan dan Pembinaan Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). (Foto : Humas Pemkab Bintan)

SIJORIKEPRI.COM, BINTAN — Plt Sekda Kabupaten Bintan, Drs Adi Prihantara MM membuka Kegiatan Pelatihan dan Pembinaan Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) se-Kabupaten Bintan Tahun 2017, di Aula Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan. Selasa, (23/05/2017).

Dalam sambutannya, Plt Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara MM meminta, seluruh Kepala Desa, BPD, serta Pimpinan BUMDes untuk mengikuti pelatihan dan pembinaan secara seksama, hal ini dikarenakan pentingnya pemahaman terkait akuntabilitas keuangan desa, bagi kemajuan desa itu sendiri .

“Kedepannya BUMDes akan menjadi primadona, dimana suatu desa akan maju seiring dengan penguatan BUMDes yang kreatif, hal ini dikarenakan peranan BUMDes yang merupakan kepemilikan suatu Desa, dipergunakan bagi pembangunan dan kemajuan suatu Desa itu sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kabupaten Bintan, Ronny Kartika S.STP, mengatakan, sesungguhnya ia melihat strategi pembangunan pedesaan telah berkembang dari masa ke masa dan selalu bergerak maju secara dinamis. Dan sesuai dengan konsep pembangunan desa yang diinginkan oleh Bupati Bintan H Apri Sujadi S.Sos dan Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam MM, maka Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Bintan mengundang Narasumber Tingkat Nasional yang berkompeten di bidang Pembangunan dan Pengembangan Desa dan BUMDes, yaitu Kepala Desa Dlingo Yogyakarta, Bahrain Wardoyo dengan inovasinya Desa Mart, serta Konsultan Desa dan BUMDes Ervita Duwi Astutik S.Sos, yang merupakan lulusan Komunikasi Universitas Dr Soetomo Surabaya.

“Pentingnya implementasi pembangunan desa dan BUMDes yang dimulai dari perencanaan keuangan desa, management administrasi desa, serta akuntabilitas keuangan desa, maka kami mengundang 2 narasumber yang ahli dibidangnya, tentunya hasil kegiatan ini para kades dan pimpinan BUMDes se-Kabupaten Bintan dapat menyerap ilmunya secara langsung, terkait kiat dan strategi dalam mengatur pola anggaran, implementasi management desa dan juga kemajuan pengelolaan BUMDes,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Pengembangan Masyarakat Desa, Dinas PMD Kabupaten Bintan, Zamir Ambiya A Razak, yang ditemui saat mendampingi narasumber, menambahkan, bahwa kedepannya BUMDes akan menjadi pilar kegiatan ekonomi dan pembangunan desa, dan dengan mengoptimalkan BUMDes, nantinya diharapkan segala potensi dan juga sumber daya alam milik desa bisa termanfaatkan secara maksimal untuk pembangunan ekonomi masyarakat desa. Ditambahkannya juga, bahwa Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang profesional, akuntabel, dan transparan sangat dibutuhkan diera sekarang ini, dimana semua pendapatan dan pengeluaran BUMDes harus dapat dibukukan dengan baik.

“Data Kementerian Keuangan sampai Mei tahun 2017, jumlah desa secara nasional sebanyak 94.954 desa. Dari total jumlah desa tersebut, ada 18.000 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang aktif dan tersebar diseluruh wilayah di Indonesia. Nantinya Pemerintah Pusat juga akan menerapkan Aplikasi Sistem Informasi Akutansi Badan Usaha Milik Desa (SIABUMDes), yang akan membuat BUMDes dikelola secara profesional, transparan dan akuntable,” tutupnya. (SK-RA/R)

 

Tags:
banner 740x400

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

LAGU SPECIAL UNTUK PEMBACA SIJORI KEPRI

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner

banner 728x90

banner

banner

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan