banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Sekda dan BPBD Riau “TINJAU LOKASI LONGSOR”

Sekda dan BPBD Riau “TINJAU LOKASI LONGSOR”
Sekda Riau H Ahmad Hijazi bersama Kepala BPBD Riau dan Inhil, meninjau lokasi longsor, yang berlokasi di Jalan Greliya Parit 6 Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir. (Foto : Ist)


Sekda dan BPBD Riau “TINJAU LOKASI LONGSOR”
– Akses Jalan Nasional Terganggu.

SIJORIKEPRI.COM, TEMBILAHAN — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau H Ahmad Hijazi bersama Kepala Badan Penanggulanan Bencana Daerah Provinsi Riau, Edwar Sanger, dan didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhil, meninjau lokasi longsor, yang berlokasi di Jalan Greliya Parit 6 Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa, (19/06/2018).

Dalam musibah longsor yang berlangsung hampir sepekan ini, diketahui 4 (empat) unit rumah terseret di bawa longsor, sedangkan satu unit rumah lagi mengalami rusak parah.

Longsor ditepi pantai jalan tersebut menggangu akses jalan Nasional yang baru dibangun, dan akibatnya separoh dari jalan Nasional di tempat longsor tidak bisa dipergunakan untuk akses lalu lintas masyarakat, sebab di bawah jalan sudah nampak tanah yang longsor.

Sekda Riau menghimbau kepada masyarakat yang ada disekitar bantaran sungai, agar betul-betul menyadari akan hal ini, karena pemerintah akan berusaha memperbaiki tempat longsor tersebut.

“Dari akibat longsor ini, akses jalan Nasional yang merupakan satu-satunya akses jalan masuk keTembilahan yang merupakan leher lalulintas dari Kota Tembilahan jadi terganggu. Jika jalan ini terputus, maka putuslah akses jalan keTembilahan, karena tidak memiliki akses jalan alternatif,” kata Ahmad Ijazi.

Sekda juga menambahkan, terkait dengan tata ruang yang tanah pinggiran sungai yang tidak memiliki legilitas yang jelas, agar ditata dengan baik, sebab jika dibiarkan maka akan tumbuh longsor kembali di tempat-tempat lain.

“Sebagai contoh sudah ada turap atau dam yang dibangun, hal ini merupakan penataan ruang sungai yang baik. Kita juga berharap agar Inhil menjadi Kabupaten yang menata tata ruang sungai terbaik, dan harus ada kesadaran bersama yang harus didorong, agar dari kawasan yang rawan bencana, menjadi kawasan yang bisa menjadi tempat wisata, serta Pemerintah Kabupaten Inhil harus bisa meyakinkan masyarakat akan penataan ruang,” uangkapnya.

Dalam kesempatan ini, Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger, tetap memerintahkan kepada BPBD Kabupaten Inhil agar tetap siap siaga dilokasi, sebab penilaian Edwar Sanger akan ada longsor susulan.

“Kami dari BPBD Provinsi Riau bersama Sekdaprov, dalam hal ini akan usulkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) agar diberikan Dana Siap Pakai (DSP), agar tempat longsor ini cepat diperbaiki,” ungkapnya.

Edwar Sanger juga berterimakasih kepada BPBD Kabupaten Inhil yang jeli akan hal ini, dimana puluhan personil disiagakan dilokasi.

Dalam peninjauan lokasi longsor tepatnya di jalan gerilya parit 6 Tembilahan ini, Sekda Riau akan bersama BPBD Riau dan BPBD Kabupaten segera mengusulkan permintaan bantuan dana kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yaitu Dana Siap Pakai (DSP) untuk mengantisipasi kejadian awal dalam menanggulangi  bencana longsor ini. (em/r)

 

Tags: , , ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan