banner 740x400

banner 740x400

Sekda Wansis Pimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan “PROGRAM KABUPATEN SEHAT”

Sekda Wansis Pimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan “PROGRAM KABUPATEN SEHAT”
Sekda Natuna, Wan Siswandi memimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Kabupaten Sehat. (Foto : Bernard Simatupang)

SIJORIKEPRI.COM, NATUNA — Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna menggelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Kabupaten Sehat, yang dipimpin langsung Sekda Natuna, Wan Siswandi S.Sos M.Si, didampingi Ketua Forum Kota Sehat (FKS) Natuna, Hj Nurhayati Hamid Rizal, serta sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Natuna, di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna, Jalan Bukit Arai, Rabu, (10/01/2018).

Pada kesempatan tersebut, Siswandi, mengatakan, seluruh program kegiatan yang telah tersaji harus segera dikerjakan, oleh OPD yang bersangkutan.

Dijelaskannya, ada 15 program kegiatan untuk menuju kota sehat 2019, yang nantinya beberapa kegiatan ini akan dirubah menjadi Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Bupati (Perbup) Natuna.

Diantaranya yaitu Perda KTR, Perbup tentang Jum’at bersih, Perbup senam kebugaran jasmani, penataan para penjual ayam potong dan ikan dipinggir jalan, pemeliharaan bahu jalan, penataan gorong-gorong jalan, penataan gorong-gorong dipemukiman penduduk, penataan sungai, penataan simpang tiga Puskesmas Ranai, penataan Kampung Penagi jadi kampung warna-warni, program adiwiyata, program UKS, serta penataan pelabuhan di Batu Hitam, Ranai.

“Semua program kegiatan ini golnya nanti pada tahun 2019. Karena nanti akan ada penilaian kota sehat,” kata Wansis, sapaan akrab Siswandi.

Lebih lanjut, Wansis, mengatakan, kedepan para pedagang ayam potong dan ikan yang ada dipinggir jalan disekitaran Kota Ranai, harus segera ditata dan ditempatkan dalam satu lokasi supaya tidak mengganggu para pengguna jalan yang melintas, akibat bau yang dihasilkan dari dagangan para penjual tersebut.

“Bukan berarti kita mau menghalangi dan menutup rejeki orang, tapi biar tidak berserak-serak dan baunya tidak menyebar. Dan saya yakin, pasti para pedagang ini belum pernah ditegur oleh Dinas terkait,” ujar Siswandi.

Sementara Ketua FKS Natuna, Hj Nurhayati Hamid Rizal, meminta seluruh OPD terkait benar-benar bekerja sesuai tupoksinya masing-masing, dalam rangka mensukseskan Kota Sehat 2019 mendatang.

“Kami tidak akan tinggal diam, kami ingin bekerja. Saya berharap Dinas yang bersangkutan bisa bekerjasama dengan Camat untuk menata Kota Ranai,” ungkap Nurhayati.

Ketua TP PKK Natuna itu juga menyampaikan, ada beberapa Kepala Desa yang minta dibantu pengadaan kendaraan triseda (tossa) untuk mengangkut sampah dari rumah-rumah warga ke Tempat Pembungan Akhir (TPA), ini harus segera direalisasikan.

Dalam kesempatan yang sama, Kadisperindagkop Natuna, Helmi Wahyuda mengatakan, pihaknya akan bekerjasama dengan para Lurah untuk menertibkan para pedagang ikan dan ayam potong dipinggir jalan.

“Agar bisa fokus disatu tempat, tidak berpencar-pencar seperti saat ini, nanti akan kita buatkan satu tempat, agar lebih tertib dan terkordinir,” tukas Helmi. (SK-Nard)

 

Tags:
banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM
banner

banner 728x90

banner

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan