banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Sekdaprov dan Asisten III “BERIKAN KLARIFIKASI”

Sekdaprov dan Asisten III “BERIKAN KLARIFIKASI”
Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah. (Foto : Humpro Kepri)
– KPK Datang Ke Pemprov Kepri.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, secara mengejutkan singgah di Kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri, Jumat, (23/03/2018).

Kehadiran lembaga pemberantas korupsi ini, mendengarkan klarifikasi dari beberapa Pejabat Pemprov Kepri, antara lain Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri TS Arif Fadillah, Asisten III Pemprov Kepri, Hasbi, dan sejumlah Pejabat Eselon III.

Dari beberapa sumber SIJORIKEPRI.COM yang berhasil dihimpun, klarifikasi TS Arif Fadillah, terkait dugaan gratifikasi pada pernikahan anaknya. Hasbi terkait dugaan penerimaan pegawai. Sedang sejumlah Pejabat Eselon III, terkait dugaan penyalahgunaan anggaran. Ruang yang digunakan KPK adalah ruang kerja Kepala Inspektorat Pemprov Kepri Mirza Bachtiar.

“’Kalau tidak salah, KPK Bagian Pencegahan yang datang. Informasinya, KPK minta klarifikasi ke Pak Sekdaprov Kepri, Asisten III dan sejumlah Pejabat Eselon III Pemprov Kepri,” kata seorang pegawai, yang enggan menyebutkan identitasnya.

Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah, belum bisa diminta keterangan. Begitu pula Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Kepri, Nilwan dan Kepala Biro Hukum Pemprov Kepri, Herry Mochrizal. Beberapa kali, ponsel mereka dihubungi dalam kondisi mati.

Meski, sebagian besar Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Kepri tidak mengetahui kehadiran KPK ini, namun kalangan media telah kasak-kusuk mencari tahu. Namun, karena hampir semua pejabat tutup mulut, kehadiran KPK ini terkesan tidak mencuat keluar.

Salah seorang pegawai Inspektorat Pemprov Kepri, Reza, diminta keterangan mengaku tidak mengetahui kehadiran KPK di kantornya.

”Saya lagi di luar kantor. Tidak mengetahui ada KPK. Saya cari tahu dulu ya. Nanti, saya akan infokan ke teman-teman,” kata Reza, enggan berlama-lama memberi komentar.

Usai KPK minta klarifikasi, Sekdaprov TS Arif Fadillah dan Asisten III Hasbi, langsung menghilang. Hingga berita diturunkan, tidak seorang pun mengetahui keberadaannya.

Terpisah, Ketua LSM Gerakan Tuntas Korupsi (Getuk), Yusri Sabri, mengatakan, masyarakat jangan langsung menyimpulkan KPK melakukan pemeriksaan. Karena, pemeriksaan dilakukan jika ada pemberitahuan sebelumnya.

”Di KPK itu, banyak bidangnya. Ada pencegahan, penindakan dan sebagainya. Jika KPK datang ke sebuah lembaga pemerintahan, jangan langsung diartikan ada pemeriksaan,” kata Yusri. (zek)

 

Tags: , ,
banner

banner

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan