banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Sekwan DPRD Kepri Dilempar dan Disiram Air Kemasan

Sekwan DPRD Kepri Dilempar dan Disiram Air Kemasan
Salah seorang warga mengambil inisiati menyiram Sekretaris DPRD Kepri, Hamidi, menggunakan air kemasan yang telah disiapkan sebelumnya, kemudian Hamidi juga dilempar oleh warga lainnya. (Foto : Ist)


Sekwan DPRD Kepri Dilempar dan Disiram Air Kemasan
– Puluhan Warga Datangi Kantor DPRD Kepri.
– Pasca Pengusiran Huzrin Hood.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Puluhan warga Kepri, mengatasnamakan Badan Pekerja Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (BP3KR) mendatangi kantor DPRD Kepri di Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin, (16/9/2019) siang.

Kehadiran mereka terkait dugaan pelecehan yang dialami Huzrin Hood, tokoh pejuang pembentukan Provinsi Kepri, oleh salah seorang staf protokol DPRD Provinsi Kepri, saat paripurna pengambilan sumpah jabatan Anggota DPRD Kepri, periode 2019-2024, Senin, (9/9/2019) lalu.

Warga yang datang ini, disambut oleh Ketua DPRD Kepri sementara, H Lis Darmansyah dan Sekretaris DPRD Kepri, Hamidi.

Dalam pertemuan warga dengan dua petinggi DPRD Kepri ini, sempat terjadi aksi menegangkan. Tiba-tiba saja, salah seorang warga mengambil inisiati menyiram Sekretaris DPRD Kepri, Hamidi, menggunakan air kemasan yang telah disiapkan sebelumnya. Tidak sampai disitu, Hamidi juga dilempar oleh warga lainnya.

Beruntung, insiden ini tidak berlangsung lama, karena amarah warga bisa dicegah. Suasana pertemuan kembali seperti sedia.

Ada tiga sikap yang disampaikan warga. Sikap itu adalah, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau agar segera mencopot dan membersihkan pejabat yang ada di Sekretariat DPRD Provinsi Kepulauan Riau mulai dari Sekwan, serta jabatan apapun yang ada di lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi Kepulauan Riau, karena kami menilai Pejabat di Sekretariat DPRD Provinsi Kepulauan Riau telah melakukan tindakan yang tidak terpuji dan sengaja memalukan Tokoh Sentral Perjuangan Provinsi Kepulauan Riau.

Sikap lainnya, setelah mereka dicopot dari jabatannya, mereka juga sepantasnya membuat pernyataan maaf terhadap Tokoh Sentral Perjuangan Provinsi Kepulauan Riau yang dipublikasikan di media massa selama 3 (tiga) hari berturut-turut.

Dan, sikap yang ketiga, mereka juga sepantasnya membuat pernyataan maaf terhadap masyarakat Kepulauan Riau atas insiden memalukan itu yang dipublikasikan ke media massa selama 3 (tiga) berturut-turut.

Ketua DPRD Provinsi Kepri sementara, Lis Darmansyah, mengatakan, ia akan menyampaikan aspirasi warga ini ke unsur pimpinan DPRD Kepri lainnya, berikut pimpinan fraksi. Lis memastikan, dalam waktu seminggu kedepan, DPRD Kepri akan memberi jawaban.

”Kita akan bahas bersama pimpinan DPRD Kepri berikut pimpinan fraksi,” kata Lis.

Seharusnya, jika staf protokol DPRD Kepri paham dengan tugas, kejadian ini tidak pernah terjadi. Namun, karena ada miskomunikasi, maka terjadilah kejadian yang dialami Huzrin Hood selaku pejuang pembentukan Provinsi Kepri. (Wak Zek)

Click to rate this post!

[Total: 0 Average: 0]

Tags: , ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan