banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Spesialis Pembobol Rumah “TAK BERKUTIK SAAT DIRINGKUS”

Spesialis Pembobol Rumah “TAK BERKUTIK SAAT DIRINGKUS”
Kapolres Gresik AKBP Wahyu SB merilis penangkapan pelaku pencurian. (Foto : Muh)


Spesialis Pembobol Rumah “TAK BERKUTIK SAAT DIRINGKUS”
– Polsek Driyorejo Bersama Black Panther.

SIJORIKEPRI.COM, JAWA TIMUR — Tersangkanya Jony Widodo, asal Desa Banjaran, Kecamatan Driyorejo, Gresik, tak berkutik saat diringkus Satuan Resmob Polres Gresik dan tim ‘Black Panther’.

Pria berusia 21 tahun ini, dibekuk oleh polisi lantaran diketahui sebagai spesialis pencuri di komplek perumahan. Terakhir langkahnya terhenti saat berhasil membobol perumahan di kawasan Tata Residence blok C6/6 Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Kronologis penangkapan tersangka berawal saat korban, Joko Iswantoro (43) warga Perumahan Tata Residence Driyorejo, Gresik dibangunkan oleh anaknya saat tidur. Begitu beranjak dari tempat tidur korban kaget, ponsel, charger dan uang Rp 4 juta juga turut raib.

Atas kehilangan itu, korban selanjutnya berusaha mencari tahu siapa yang mencuri. Setelah dicari kesana kemari, korban mengetahui pencurinya adalah Jony Widodo yang pernah bekerja di rumahnya. Mengetahui hal itu, korban berusaha mengejar pelaku namun keburu kabur.

Selanjutnya, korban melaporkan hal ini ke Polsek Driyorejo. Sejumlah anggota Polsek setempat dibantu anggota Resmob Polres Gresik (black panther) memburu tersangka.

“Tersangka kurang lebih satu bulan pernah tinggal dan bekerja di rumah korban. Bahkan, tersangka dianggap seperti keluarga sendiri sebelum melakukan tindak pencurian,” ujar Kapolsek Driyorejo, Gresik AKP Adam Purbantoro, Minggu (01/07/2018).

Lebih lanjut Adam mengatakan, sebelum ditangkap tersangka sempat tinggal sementara di Karangpilang, Surabaya. Tetapi saat diburu tersangka sudah tidak ada di tempat karena sudah pindah.

“Sewaktu kami mendapat informasi tersangka bergerak dan tinggal bersama orang tuanya. Kami bersama tim black panther berhasil mengamankan pelaku. Saat interogasi, tersangka mengaku telah mengambil ponsel korban tetapi sudah dijual ke orang di forum jual beli online dengan harga Rp 800 ribu,” ujarnya.

Selain mengamankan pelaku, kata Adam, pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya, satu buah ponsel, satu buah jaket, satu pasang sepatu, uang tunai Rp 300 ribu, serta satu unit sepeda motor Honda Vario, nopol AG 2503 GS.

Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat dengan pasal 362 KHUP dengan ancaman penjara lima tahun lebih. (Muh)

 

Tags: , ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan