banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Tanpa Smelter, Penambang Bouksit “NEKAT BERAKTIVITAS”

Tanpa Smelter, Penambang Bouksit “NEKAT BERAKTIVITAS”
Tambang Bauksit di Desa Tembeling. (Foto : Aman)


Tanpa Smelter, Penambang Bouksit “NEKAT BERAKTIVITAS”
– Lokasinya di Tembeling, Kabupaten Bintan.

SIJORIKEPRI.COM, BINTAN — Sebulan terakhir, Tugboat membawa tongkang silih berganti melayari perairan Tembeling-Pangkil, Kabupaten Bintan. Usut punya usut, ternyata tongkang ini mengangkut bouksit yang mereka bawa dari Tembeling.

Banyak warga mengaku kaget. Karena, pemerintah belum membuka kran aktivitas tambang bouksit. Apalagi, hilir mudik Tugboat yang menarik tongkang ini menimbulkan dampak air keruh. Beberapa nelayan yang biasanya menangkap ikan di sekitar perairan Tembeling dan Pangkil, tak bisa lagi mendapatkan hasil maksimal karena gangguan ini.

Belum lama ini, beberapa wartawan, mencoba menelusuri aktivitas ini. Namun, usaha ini terhambat karena salah satu pengurus organisasi kepemudaan terkesan menghalangi.

”Masyarakat umum tidak diperbolehkan masuk. Termasuk juga wartawan,” tegas SY, salah seorang penjaga, yang berasal dari organisasi kepemudaan tersebut, ditemui di lokasi, Senin, (04/06/2018).

Wartawan pun memberanikan diri bertanya. ”Apakah organisasi kepemudaan boleh jadi pelindung pengusaha tambang?. Mengapa perusahaan belum ada smelter kok berani beraktivitas?,” kata Aman, salah seorang wartawan.

Lagi-lagi, pertanyaan ini tidak mau dijawab si penjaga yang berasal dari salah satu organisasi kepemudaan tersebut.

SY mengatakan, wartawan bisa masuk dengan beberapa syarat, yaitu bersama pejabat terkait dan kepolisian. “Dan kalau mau masuk, bawa Kadistamben Provinsi Kepri dan juga Polsek,” tambah SY lagi.

Akhirnya terjadilah perdebatan alot antara para awak media dengan penjaga pintu gerbang tersebut, sehingga wartawan tidak mendapatkan solusi yang tepat untuk menggambarkan kondisi bagaimana cara proses penambangan bouksit tersebut.

SY yang ngakunya Anak Pinang tersebut, mengarahkan, agar para awak media ke kantor, namun kantor yang mana tidak dijelaskan dengan benar alamatnya. “Ke Kantor sajalah, agar lebih jelasnya lagi,” saran SY kepada wartawan.

Akhirnya sejumlah awak media meninggalkan lokasi tambang yang tidak berpapan nama perusahan tambang tersebut. Namun dari pantauan saat di lapangan, memang kondisi air laut sudah tidak jernih, melainkankan kekuningan karena limbah dari bouksit tersebut.

Sementara pengakuan salah seorang nelayan di Kampung Mansur, yang berdekatan dengan lokasi, mengaku mendapatkan bantuan dana dari perusahan yang melakukan tambang tersebut.

“Per-loading-nya seratus ribu rupiah,” ungkap nelayan, yang tak mau namanya disebutkan.

Sementara, Menteri ESDM dan Mendag RI, telah mengeluarkan aturan main aktivitas tambang bouksit. Seperti komitmen menjalankan usaha sesuai dengan aturan yang berlaku, wajib membangun smelter sesuai PP No.01 Tahun 2017, tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.

PP ini memperbolehkan ekspor bauksit mentah. Namun, ada tiga syarat yang harus dipenuhi agar perusahaan tambang dapat mengekspor mineral dalam bentuk konsentrat. Pertama, perusahaan tambang yang memiliki Kontrak Karya harus mengubah izinnya menjadi IUPK (Izin Usaha Pertambangan Khusus) jika ingin mengekspor dalam bentuk konsentrat mineral. IUPK berlaku selama lima tahun dan dapat diperpanjang, maksimal sebanyak dua kali.

Kedua, perusahaan tambang yang memiliki IUPK wajib membangun smelter dalam waktu lima tahun. Pemerintah akan melakukan evaluasi setiap enam bulan untuk memeriksa perkembangan pembangunan smelter. Jika sengaja tidak membangun smelter, maka akan dicabut rekomendasi ekspornya.

Ketiga, perusahaan tambang juga wajib melakukan divertasi hingga 51 persen secara bertahap dalam waktu sepuluh tahun.Dan pemerintah pusat akan turun sekali enam bulan. Kalau tidak ada progres pembangunan, izin ekspor akan dicabut. Tidak bisa main-main. (Wak Man)


Loading Bauksit Tanpa Smelter dari tongkang ke Kapal Shiping untuk dibawa ke China

Tags:
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan