banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Terlaluuu..! Wartawan Jadi Korban, “DIKEROYOK” Pemain Sepak Bola

Terlaluuu..! Wartawan Jadi Korban, “DIKEROYOK” Pemain Sepak Bola
Korban Oryza, sedang dirawat di RS Jember. (Foto : Muh)


Terlaluuu..! Wartawan Jadi Korban “DIKEROYOK” Pemain Sepak Bola

SIJORIKEPRI.COM, JAWA TIMUR – Penganiayaan terhadap jurnalis kembali terjadi, Oryza Ardiansyah wartawan BERITAJATIM.COM, Rabu, (04/07/2018) sore menjadi korban pengeroyokan pemain sepak bola dari Club Sindo Dharaka, saat pertandinga antara Sindo Dharaka versus Persid yang berakhir dengan skor 1-1.

Informasi yang berhasil dihimpun, penganiayaan terhadap Oryza ini dilatar belakangi kekecewaan pemain Sindo Dharaka kepada wasit yang memberikan hadiah pinalti kepada pemain Persid di injury time yang berbuah gol. Hal inilah yang akhirnya memancing kemarahan pemain Sindo Dharaka, sehingga pemain mengejar wasit. Melihat peristiwa tersebut, Oryza yang sedang melakukan liputan langsung mengabadikannya dengan menggunakan kamera handpone.

“Saat itu pertandingan sudah berakhir, beberapa pemain dari Sindo Dharaka terlihat mengejar wasit dan melakukan pemukulan. Tentu sebagai jurnalis, saya mengabadikan peristiwa ini. Namun tiba-tiba dari arah samping saya, ada petugas keamanan berpakaian doreng merampas handpone saya. Setelah melihat tanda pengenal saya selaku wartawan, Hp saya dikembalikan, namun setelah itu ada beberapa pemain dari Sindo Dharaka yang menghampiri saya dan melakukan penganiayaan,” ujar Oryza, yang tidak ingat berapa jumlah pemain sepak bola yang menganiayanya.

Penganiayaan dan pengeroyokan yang dilakukan oleh pemain sepak Bola Sindo Dharaka, membuat Oryza mengalami luka memar di beberapa bagian. Diantaranya, di kaki, bagian rusuk dan kepala, beberapa temannya yang melihat kejadian ini langsung membawanya ke Puskesmas Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, untuk mendapatkan perawatan.

“Yang masih terasa ngilu dan nyeri dibagian rusuk mas. Saya tidak ingat berapa pemain yang menganiaya saya, karena saya melindungi muka saat dipukuli. Beruntung ada yang menyelamatkan saya, orangnya mengenakan kaos bertuliskan PSSI dengan badan kekar,” ujar Oryza.

Sementara melihat ada wartawan yang menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh pemain sepak bola, beberapa jurnalis dan pengurus PWI langsung menjenguk korban. Usai mendapat perawatan, korban menuju ke Mapolres Jember untuk melaporkan kejadian yang dialaminya dengan didampingi sejumlah pengurus PWI Jember.

“Kami pengurus PWI mengutuk aksi kekerasan yang menimpa Jurnalis di Jember, saat ini kami akan mendampingi korban untuk melaporkan kejadian ini ke Mapolres, dan kami minta agar polisi serius menangani kasus kekerasan terhadap jurnalis,” ujar Moh Salim Sekretaris PWI Jember, yang juga terlihat datang ke Puskesmas.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada pihak-pihak yang bisa dimintai keterangan, begitu juga dengan pengurus Sindo Dharaka. (Muh)

 

Tags: , ,
banner

banner

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan