banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Tingkat Kesadaran Masyarakat Natuna Dalam Berkendaraan “MASIH SANGAT RENDAH”

Tingkat Kesadaran Masyarakat Natuna Dalam Berkendaraan “MASIH SANGAT RENDAH”
Kasatlantas Polres Natuna, Iptu Zubaidah. (Foto : Bernard Simatupang)


Tingkat Kesadaran Masyarakat Natuna Dalam Berkendaraan “MASIH SANGAT RENDAH”
– Laka Tunggal Meningkat.

SIJORIKEPRI.COM, NATUNA — Guna meminimalisir pelanggaran lalu lintas, Polisi Resort Natuna, melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) melakukan hunting dan patroli untuk mencari para pelanggar lalu lintas.

Hal ini dilakukan Satlantas Polres Natuna, untuk memberikan efek jera bagi para oknum yang selalu mengabaikan keselamatan berlalu lintas di jalan raya. Demikian disampaikan Kasatlantas Polres Natuna, Iptu Zubaidah, yang akrab disapa Zube, saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Selasa, (01/12/2018).

Dikatakannya, saat ini tingkat kesadaran masyarakat Natuna dalam berkendara masih sangat rendah, sehingga sering terjadi kecelakaan yang membahayaka diri sendiri dan orang lain.

“Oleh karenanya, mulai hari ini kita akan galakkan patroli, dan langsung memberi tindakan kepada para pelanggar lalu lintas di tempat kejadian perkara guna memberikan efek jera,” ujar Zube.

Tindakan tilang di tempat ini, lanjut Zube, hanya diberlakukan bagi pengendara yang cukup fatal melakukan pelanggaran. Pasalnya, hal ini dapat membahayakan nyawa mereka sendiri dan orang lain.

“Misalnya dia berboncengan tiga dengan tidak menggunakan helm, akan langsung kita tilang dintempat, atau yang berkendara pada malam hari tanpa memakai lampu penerangan. Lalu jika ada yang berboncengan, namun tidak menggunakan helm ganda, akan kita turunkan penumpangnya, biar lain kali mereka pakai helm ganda. Kalau kesalahannya ringan, paling hanya kita kasih teguran saja,” terang Zube.

Menurut data yang dimiliki oleh Satlantas Polres Natuna, angka kecelakaan di Natuna pada tahun 2018, mengalami peningkatan, dari tahun 2017. Pada tahun lalu, angka kecelakaan sebanyak 33 kasus, sementara pada tahun ini, hingga awal Desember, sudah mencapai 34 kasus, baik laka tunggal maupun laka lawan.

“Bedanya, jika tahun lalu laka lawan mencapai 90 persen dan laka tunggal hanya 10 persen. Sedangkan tahun ini laka lawan hanya 40 persen dan laka tunggal 60 persen. Kalau korban meninggal lebih banyak tahun lalu, tahun lalu sebanyak 7 jiwa dan tahun ini sebanyak 4 jiwa,” jelas Zube.

Zube menghimbau, agar masyarakat lebih meningkatkan kesadaran dalam berlalu lintas, demi keselamatan diri pribadi, keluarga dan orang lain. Kesadaran ini dapat diwujudkan, dengan cara mematuhi peraturan lalu lintas. Dengan mengenakan alat pelindung diri, seperti helm dan baju tebal.

“Selain itu, pastikan kendaraan kita dalam keadaan normal dan layak pakai. Seperti dilengkapi spion, rem, lampu penerang, lampu sen dan mesin dalam keadaan fit,” tutur Zube. (nard)

 

Tags:
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan