banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Tragis, Bapak Angkat dan Pacar Cabuli Anak Bawah Umur

Tragis, Bapak Angkat dan Pacar Cabuli Anak Bawah Umur
Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali MH, saat konferensi pers tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur di lobi Polres Tanjungpinang. (Foto : Humas Polres TPI)


Tragis, Bapak Angkat dan Pacar Cabuli Anak Bawah Umur

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Tragis, kejadian yang dialami SA, gadis masih berumur di bawah 17 tahun ini diduga dicabuli bapak angkatnya, berinisial D (47) dan J (18), pacar korban. Korban, lantas melaporkan kejadian yang ia alami ke Kasi Resos UPTD P2TP2A Provinsi Kepri. Selanjutnya P2TP2A melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tanjungpinang.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali MH, dalam keterangan persnya, di lobi Polres Tanjungpinang, Senin, (16/9/2019), mengatakan, kronologis kejadian berawal pada hari Senin, (20/8/2019), SA diduga dicabuli oleh J yang merayu SA dengan ucapan “Saya melakukan ini agar tidak ada orang lain yang memiliki kamu”.

Kemudian setelah merayu SA, J menarik pakaian SA dan J memasukkan alat kelaminnya ke dalam alat kelamin SA.

Kemudian pada hari Selasa, (20/8/2019), D yang merupakan orang tua angkat SA, masuk ke dalam kamar SA dan mencoba memasukkan alat kelaminnya ke dalam alat kelamin SA, namun tidak dapat masuk.

D berkata “Nggak bisa masuk” dan hanya menggosokkan alat kelaminnya di alat kelamin SA. Kemudian pergi meninggalkan SA ke ruang keluarga untuk tidur. Saat itu, SA menangis tidak menyangka dengan kelakuan D terhadap dirinya.

D mengulangi kembali perbuatannya di hari yang sama. SA sempat melakukan perlawanan dengan menendang D, namun D menarik rambut SA dan menampar pipi sebelah kiri SA dengan tangan kanan, kemudian memegang kepala SA dan mendorong ke arah dinding. Kemudian D kembali memasukkan ke alat kelaminnya ke dalam alat kelamin SA, dan D mengeluarkan spermanya di atas perut SA, setelah itu D berkata “keluar darah”.

Atas kejadian tersebut, SA melaporkannya kepada Kasi RESOS UPTD P2TP2A Provinsi Kepri yang bernama Sdri. Eka Suryani dan melalui Sdr. Riki Cofrianto yang merupakan staff P2TP2A melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tanjungpinang.

Atas laporan tersebut, Polres Tanjungpinang melalui Sat Reskrim kemudian mengamankan D dan J untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin Silalahi SIK MH melalui Kasat Reskrim menyampaikan, bahwa atas perbuatannya, kedua pelaku dikenakan sanksi sesuai Pasal 81 ayat (2) Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang – Undang Nomor 01 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang – Undang dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun dan denda maksimal Rp 5 miliar. (Wak Ran/R)

Click to rate this post!

[Total: 0 Average: 0]

Tags: , ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan