banner 740x400

banner 740x400

Walikota Lis : Saya Hanya Takut “KEPADA TUHAN”

Walikota Lis : Saya Hanya Takut “KEPADA TUHAN”
Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, saat penjaringan Calon Walikota Tanjungpinang, di Kantor DPC Partai Hanura Tanjungpinang. (Foto : Untung/Munsyi Bagus Utama)
– Parpol Diciptakan Tidak Ada Istilah Takut.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Mendaftarnya Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah di PC Partai Hanura dengan mengambalikan formulir yang dilengkapi berkas sesuai ketentuan, bukan berarti ada ketakutan DPC PDIP minim dukungan, walau kursinya di DPRD Kota Tanjungpinang sudah memenuhi syarat.

Begitu juga bukan disebabkan Wakil Walikota Tanjungpinang, Syahrul yang juga ikut mendaftar sebagai Walikota, yang sudah tentu menjadi saingan di Pilwako 2018 nanti.

Lis mengatakan tidak ada istilah takut di dalam politik. Dan sebagai kontestan politik, yang terpenting bagaimana menjual visi misi secara sehat, dan masyarkat yang akan menilai. Menurutnya Pilkada bukan masalah ego, nafsu, tapi bagaimana kita dapat memberikan sesuatu yang positif bagi masyarakat.

“Loh kok takut. Parpol itu diciptakan tidak ada istilah takut. Saya hanya takut sama Tuhan. Namanya aja PDI Perjuangan. Kita terus berjuang, ini bukan istilah takut atau tidak takut. Memangnya kita mau perang berlawan-lawan,” katanya, menjawab pertanyaan salah seorang wartawan, usai memberikan formulir penjaringan Calon, di Halaman Kantor DPC Partai Hanura, Senin, (31/07/2017), menjelang Magrib.

Lis juga menjelaskan, kedatangnya mengembalikan formulir calon secara resmi, membuktikan bahwa DPC PDI-P Tanjungpinang membutuhkan teman juga, untuk bersama-sama berjuang membangun Kota Tanjungpinang, dan berharap dapat bersinergi untuk mensukseskan Pilwako 2018.

“Dalam politik tidak ada musuh abadi. Jadi intinya ini, kita butuh teman. Nanti Insyaallah ada beberapa lagi yang kita lakukan komunikasi dengan Parpol lainnya,” imbuhnya.

Mantan anggota DPRD Kepri itu menerangkan, sebelum dicalonkan oleh PDI-P, Ia pernah menyampaikan kepada kader di Partainya, untuk mencari figur yang lainnya yang mungkin lebih baik dari darinya, mulai dari bawah ke atas, yakni dari tingkat RW, Kelurahan, Kecamatan, hingga Kota dan Provinsi.

Proses itu baginya benar-benar melalui proses mekanisme yang memang sudah ada perimbangan antara kepentingan politik dengan apa yang diharapkan masyarakat.

“Saya memberikan peluang dan kesempatan dulu kepada kader, masyarakat awam. Manusia yang terbaik adalah manusia selalu melakukan inrtrospeksi terhadap dirinya. Dan saya juga melakukannya apakah sudah pantas, patut dan layak untuk mencalonkan lagi, karena sebagai manusia tentu saya juga punya kekurangan,” tuturnya. (SK-MU)

 

Tags: , , , , ,
banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM
banner

banner 728x90

banner

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan