banner 740x400

banner 740x400

Walikota Tegur Pengusaha “TOKO MODERN dan DISTRIBUTOR”

Walikota Tegur Pengusaha “TOKO MODERN dan DISTRIBUTOR”
Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, saat menyampaikan materi pada acara Silaturrahmi dan Sosialisasi Tertib Tata Niaga Se-Kota Tanjungpinang. (Foto : Untung/Munsyi Bagus Utama)
– 106 Diundang, Lebih Separuhnya Tak Hadir.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Sikap sebagian besar pengusaha Toko Modern dan Distributor di Tanjungpinang yang tidak hadir saat diundang Pemko Tanjungpinang melalui Disperindag, untuk menghadiri acara Silaturrahmi dan Sosialisasi “TERTIB NIAGA” Se-Kota Tanjungpinang, patut mendapat teguran dari Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah.

Dari 106 Pengusaha yang diundang, tidak sampai separuhnya yang datang, dan itupun diwakilkan, bahkan sebagian bukan dari orang yang sesuai dengan lingkup kerjanya.

“Harapan kita pengusahanya yang hadir. Jangan menugaskan seperti kasir, personalia, yang tak ada hubungannya dengan operasional kegiatan atau fungsi teknis dari pada lingkup kerjanya,” ujar Lis, di Gedung Serbaguna, Bulang Linggi, Tepi Laut, Jalan H. Agus Salim,Tanjungpinang, Senin, (02/10/2017).

Lis mengatakan, dikumpulkannya pengusaha ini agar kita bisa membangun komunikasi bagi yang kurang faham. Jadi jangan sampai nanti saat dilakukan pengawasan dan pengecekan di lapangan terganggu usahanya.

Menurut Lis, ini adalah fungsi pemerintah dalam melakukan pembinaan, supaya nantinya tidak ada masalah-masalah hukum di kemudian hari. Ekonomi tetap jalan dengan baik, dan tidak ada masalah hukum.

“Jadi jangan ada persepsi, kalau dipanggil untuk datang, nanti ada maunya. Tidak!!. Kita boleh cek di Supermarket, ada tak pengawai pemerintah yang aneh-aneh,” tegasnya.

Selain Walikota, kekecewaan terhadap sebagian pengusaha itu juga diluahkan Kadisperindag Kota Tanjungpinang, Juramadi Esram, yang juga menjadi salah satu nara sumber.

“Yang diundang 106 pengusaha, tapi yang datang tidak sampai separuhnya. Padahal tujuan kita untuk melakukan pembinaan. Karena majunya Pengusaha Tanjungpinang akan berdampak positif kepada Kota Tanjungpinang,” ujarnya.

Juramadi menegaskan lagi, bahwa dikumpulkannya pengusaha itu adalah Pak Walikota yang memerintahkan.

“Tolong kumpulkan para pengusaha. Kita akan memberi pandangan dan penjelasan, bagaimana berusaha sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya, mengulangi perintah Walikota.

Selain sebagian besar pengusaha yang tidak hadir, Juramadi juga menginggung pengusaha yang menugaskan perwakilannya tanpa alasan.

“Kita katakan tidak boleh diwakilkan. Tapi hanya beberapa orang saja yang saya lihat, sedangkan yang lain diwakilkan. Seolah-olah pemerintah ini sebagai apa. Kita undang secara baik-baik, karena kita undang bukan untuk minta uang,” pungkasnya.

Pada pertemuan itu, ada nara sumber yang lain seperti, Kadisperindag Kepri, Burhanuddin, Kabag Ren Polres Tanjungpinang, Kompol Vicky Christian Sandi, Administrasi Perkonomian dan Pembngunan, Ir Robert pasaribu MM, sebagai moderator, dan undangan lain seperti Kepala Karantina Pertanian Tanjungpinang, Kepala Bulog Tanjungpinang Joko Santoso, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Drs Ali Hisyam. (SK-MU)

 

Tags: , ,
banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM
banner

banner 728x90

banner

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan