banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Warga Desak Bupati Karimun Panggil Dinas Kebersihan

Warga Desak Bupati Karimun Panggil Dinas Kebersihan
Sampah dibiarkan membusuk dan tidak terurus di jalan Wonosari, depan Perumahan Dang Merdu, Kelurahan Baran Barat, Kecamatan Meral. (Foto : Taufik)


Warga Desak Bupati Karimun Panggil Dinas Kebersihan
– Terkait Sampah di Kecamatan Meral.

SIJORIKEPRI.COM, KARIMUN — Dikatakan Bupati Karimun, berharap kedepannya mari bersama-sama terus menciptakan Karimun Bersih dan untuk kita pertahankan Piala Adipura yang telah kita dapatkan ini, dan kedepan akan kita pertandingkan untuk tingkat kebersihan, untuk 4 (empat) Kecamatan, yaitu Kecamatan Karimun, Kecamatan Tebing, Kecamatan Meral dan Meral Barat.

Hal diatas tersebut diucapkan Bupati Karimun, Dr H Aunur Rafiq S.Sos M.Si. didampingi Wakil Bupati Karimun, H Anwar Hasyim M.Si, pada saat menyerahkan Insentif RT dan RW Kecamatan Karimun, Kecamatan Meral, Kecamatan Meral Barat, Kecamatan Tebing dan Kecamatan Buru, dengan jumlah sebanyak 465 orang, yang dilaksanakan di Gedung Nasional Kecamatan Karimun, Sabtu, (3/4/2019) bulan lalu.

Kerja keras dan himbauannya untuk menata keindahan kota agar bersih, sepertinya bakal sia-sia. Pasalnya, sampah di Kecamatan Meral, yakni, Kelurahan Baran Barat tepatnya di jalan Wonosari, depan Perumahan Dang Merdu, dibiarkan membusuk dan tidak terurus.

Pemerintah Kecamatan setempat dan Kelurahan terkesan cuek terkait masalah ini. Volume sampah di Kecamatan tersebut cukup tinggi. Hal ini berbanding lurus dengan bertambahnya jumlah penduduk di wilayah Kelurahan tersebut.

Warga menilai Camat Meral, dituding tak peduli lagi dengan masalah sampah di wilayahnya. Warga khawatir jika kondisi ini dibiarkan berlangsung lama bisa menimbulkan penyakit.

Salah sorang warga, Paijo, yang tinggal tidak jauh dari jalan tersebut, Senin, (6/5/2019) mempertanyakan komitmen Pemerintah dalam menangani permasalahan sampah.

“Masyarakat berharap adanya Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Dan mengusulkan hal ini ke Pemkab,” ujar Paijo.

Urusan sampah, lanjut warga Wonosari ini, erat kaitannya dalam mewujudkan prilaku hidup bersih dan ramah lingkungan.

“Kami mendesak Bupati Karimun memanggil Dinas Kebersihan, terkait penanganan masalah persampahan,” tambahnya.

Kepada sijorikepri.com, ia mengakui, bahwa pihaknya akan mendesak Pemkab Karimun kiranya dapat mewujudkan pelayanan publik, berupa pelayanan pengambilan sampah rumah tangga.

“Warga saat ini kebingungan dimana harus membuang. Diwilayahnya sudah tidak ada lahan kosong. Warga berharap ada pelayanan persampahan,” tandasnya. (Wak Fik)

Tags: , , , ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan