banner 740x400

banner 740x400

Warga Kesal, Jalan Bakti Praja “SEBULAN MENGANGA”

Warga Kesal, Jalan Bakti Praja “SEBULAN MENGANGA”
Jalan Bakti Praja Tanjung Uban, Kabupaten Bintan. (Foto : Wak Tar)
– Tidak Ada Tanda-Tanda Untuk Diperbaiki dan Sudah Ada Korban.

SIJORIKEPRI.COM, BINTAN — Jalan Bakti Praja Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, berdekatan dengan bengkel mobil Ucok, sudah sebulan ini menganga. Tak ada tanda-tanda untuk diperbaiki jalan tersebut nampaknya.

Demikian hal ini dikatakan Ari, warga Tanjung Uban, ketika melintas sepulang belanja di Pasar Baru, Selasa, (10/04/2018).

“Saya hampir terperosok ke lubang yang sepanjang kurang lebih 20 meter tersebut. Sudah ada ibu-ibu seminggu lalu, saat subuh mau belanja ke Pasar Baru, terperosok ke lubang itu,” ucapnya kesal, kepada SIJORIKEPRI.COM.

Sementara itu, Hery Slank yang akrab disapa bang Adek, saat melintas dijalan tersebut menyampaikan kepada awak media, bahwa ia selaku masyarakat yang tinggal di sekitar sini, tidak terima dengan pengerjaan jalan yang tidak profesional seperti ini. Kondisi seperti ini sangat berbahaya, apalagi sekarang ini sisi kiri jalanpun sudah rusak juga.

“Jika pemerintah tidak sanggup lagi untuk mengerjakannya, saya siap untuk mengerjakannya. Kami mau jalan tersebut segera di perbaiki,” cetus adek dengan kesal, sebelum meninggalkan lokasi jalan yang menganga.

Sementara Kepala Kelurahan Tanjung Uban Selatan, yang akrab disapa Dian, ketika dikonfirmasi tentang jalan yang menganga ini, mengatakan, bahwa tidak ada seorangpun kontraktor yang melapor ke kantor untuk melakukan aktivitas ini.

“Padahal mereka wajib melapor terlebih dahulu sebelum mengerjakan apapun jenis pengerjaannya,” pungkasnya. (wak tar)

 

Tags:
banner 740x400

banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan