banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

World Cleanup Day Wujud Implementasi “PERJANJIAN GLOBAL”

World Cleanup Day Wujud Implementasi “PERJANJIAN GLOBAL”
Penjabat Walikota Tanjungpinang Raja Ariza, saat menghadiri kegiatan World Cleanup Day di Gedung Daerah Tanjungpinang. (Foto : Wak Tung)


World Cleanup Day Wujud Implementasi “PERJANJIAN GLOBAL”

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Agar Planet Bumi bebas dari sampah, terutama sampah di laut yang selalu menjadi sorotan, maka dilaksanakan kegiatan gotong royong terbesar di dunia dengan mengangkat tema World Cleanup Day (WCD), merupakan wujud implementasi dari komitmen perjanjian global adaptasi perubahan iklim dan ketahanan energi.

Puncak Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak diseluruh dunia yang meliputi 150 Negara, sedangkan di Indonesia dilaksanakan di seluruh Provinsi. Begitu juga di Kepri, dipusatkan di Kota Tanjungpinang, Sabtu, (15/09/2018).

Hal tersebut disampaikan Penjabat Walikota Tanjungpinang Drs Raja Ariza MM. Lebih lanjut dipaparkannya, pada Kamis (13/09/2018) sudah ditandatangani komitmen perjanjian global adaptasi perubahan iklim dan ketahanan energi oleh walikota seluruh negara Asia Pasific pada Kongres Ke 7 UCLG Aspac.

“Hari ini kita mulai dari kota kita Tanjungpinang, membersihkan lingkungan kita dan laut kita. Bertepatan dengan World Cleanup Day, kita bebaskan laut kita dari sampah yang dapat merusak lingkungan, karena laut punya potensi wisata yang perlu kita jaga. Untuk Kota Tanjungpinang, titik utama kegiatan dipusatkan di Pelantar 1, 2, dan 3,” imbuhnya.

Ariza menghimbau masyarakat Kota Tanjungpinang, agar bersama-sama menjaga lingkungan, mengurangi penggunaan plastik dan jangan lagi membuang sampah ke laut. Jika lingkungan bersih, maka semuanya akan nyaman, sehat dan tidak ada lagi pencemaran.

“Kalau lingkungan bersih semuanya akan mudah. Mari kita wujudkan Tanjungpinang yang sehat, bersih, nyaman,” himbaunya.

Berbagai kalangan turut menyukseskan kegiatan gotong royong ini. Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, Sekdaprov, TS Arief Fadilla, Penjabat Walikota Tanjungpinang, OPD, TNI-Polri, Ormas Mapala, mahasiswa dan pelajar turut ke jalan, ke pelantar dan tempat-tempat lainnya untuk dilakukan pembersihan.

“Kita mendukung penuh kegiatan ini. Kegiatan yang diikuti 350 juta penduduk dunia untuk membersihkan bumi dari sampah,” kata, Nurdin Basirun.

Indonesia, menargetkan 13 juta penduduknya terlibat dalam aksi gotong royong terbesar sedunia ini. “Kepri menjadi bagian tersebut dan kita mulai dari pelantar, sekolah-sekolah dan pemukiman masyarakat di seluruh Kepri melakukan kegiatan yang sama,” ungkap Nurdin.

Ikut juga pada kegiatan itu, Ketua Dharma Wanita Provinsi Kepri, beserta Ketua Tim Penggerak PKK, Handayani Raja Ariza, sekaligus memantau pelaksanaan gotong-royong ini dengan menggunakan speed boat berkeliling wilayah pesisir Kota Tanjungpinang. (wak tung/r)

 

Tags:
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan