banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Yayasan Bimbel An-Najah “BUKA CABANG BARU”

Yayasan Bimbel An-Najah “BUKA CABANG BARU”
Lis bersama Pengurus Yayasan Bimbel An-Najah dan masyarakat Perumahan Air Raja, Tanjungpinang. (Foto : Munsy Bagus Utama)
– Sekaligus Syukuran Gedung Baru.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Yayasan Bimbel (Bimbingan Belajar) An-Najah yang berkantor pusat di Jalan Cinta Damai, Lembah Asri, KM 9, Kelurahan Batu IX, Kecamatan Tanjungpinang Timur, melakukan syukuran membuka cabang baru, yang terletak di Perumahan Bumi Air Raja, KM.15, Kelurahan Air Raja, Sabtu, (20/01/2017), dan keesokan harinya dilanjutkan doa tolak bala yang dihadiri Pembina Yayasan, yang juga mantan Walikota Tanjungpinang H Lis Darmansyah SH, Minggu, (21/01/2018).

H Lis Darmansyah dalam sambutannya mengucapkan syukur atas berkembangnya pusat-pusat pendidikan Islam di Tanjungpinang, termasuk Yayasan Bimbingan Belajar An-Najah, yang membuka cabang baru tersebut.

Menurutnya, pusat pendidikan Islam tentu harus menyesuaikan dengan perkembangna zaman. Banyak anak-anak tumbuh berkembang dengan baik karena banyak pusat-pusat pendidikan Islam.

Namun seiring perkembangan pusat pendidikan islam itu, tidak dapat dipungkiri, bahwa kemajuan teknologi akhir-akhir ini juga sangat mempengaruhi perkembangan dan pola pikir anak.

Ia juga menerangkan, bahwa peningkatan kenakalan anak tingkat umur 13-15 tahun, itu luar biasa, karena pertumbuhan itu tidak diimbangi dengan perkembangan anak secara akhlaqnya.

“Inilah gunanya taman-taman bacaan seperti yang juga ada di An-Najah, dengan harapan pelaksanaan pengawasan anak disamping mengikuti pendidikan formal. Yang terpenting bagaimana para orang tua mengawasi pertumbuhan dan perkembangan anak di masa depan,” jelasnya.

Kita juga tidak mungkin dapat menghidari anak-anak menggunakan android, karena itu kemajuan zaman dan juga ada momen yang harus kita ambil, sehingga adanya komunikasi antara anak dan orang tua.

Setiap hari perlu kita tanyakan apa aktivitas anak setiap hari. Kalau anak membaca atau melakukan sesuatu, perlu kita tanyakan perkembangan aktivitas dan bacaan tersebut.

“Intinya, komunikasi antara anak dan orang tua, sehingga minimal paling tidak sekurang-kurangnya, mereka merasa bahwa orang tua selalu memberikan pengawasan,” jelasnya.

Ketua Yayasan An-Najah, Herman Rajo Basa, meminta agar keberadaan Bimbingan Belajar An-Najah diterima apa adanya, karena mereka bukanlah orang pintar dan pandai, tapi hanya ingin berbagi apa yang kami punya (ilmu yang dimiliki), untuk kepentingan anak-anak didik.

“Saya berharap semoga anak-anak kita nanti menjadi anak-anak yang sholeh dan sholehah,” harapnya.

Herman menuturkan, perjalanan An-Najah masih bertahap, pertama akan fokus ke pendidikan dan TPQ. “Kemudian kepada wacana pelatihan-pelatihan, seperti yang sebelumnya kita saksikan bersama (kompang, red), supaya anak-anak makin maju dalam seni yang bernuansa islami,” ujarnya.

Herman juga menginformasikan, bahwa di Yayasan Bimbingan Belajar An-Najah yang ia pimpin, memberikan peluang belajar gratis bagi anak-anak yatim piatu yang ada di Tanjungpinang.

“Namun sebelumnya harus menyerahkan surat keterangan dari RT/RW di tempat tinggalnya,” jelas Herman.

Yayasan Bimbingan Belajar An-Najah, lanjut Herman, memiliki Taman Bacaan Masyarakat, dan membuka program kelas, mulai dari TPQ (Taman Pendidikan Al Quran), paket khusus UN SD, Calistung, Bimbel (Bimbingan Belajar), khusus bidang Studi Bahas Inggris, Matematika, Bahasa Arab.

“Sedangkan untuk program private, yaitu calistung, Bahasa Inggris, dan Matematika,” Pungkasnya. (SK-MU)

 

Tags:
banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan