,

10 Selongsong Peluru Ditemukan “DI RUMAH KETUA LAM NATUNA”

oleh
10 Selongsong Peluru Ditemukan “DI RUMAH KETUA LAM NATUNA” 1
Ban Mobil Ketua LAM Natuna, Wan Zawali, yang diduga kena tembakan. (Foto : Bernard Simatupang)
banner 1102x276

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]
– Kasus Dugaan Penembakan Ketua LAM Natuna.

SIJORIKEPRI.COM, NATUNA — Polres Natuna menyelidiki kasus penembakan yang menimpa, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Natuna, Wan Zawali, yang juga merupakan warga Desa Sungai Ulu, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna.

Kepala Kepolisian Resort Kabupaten Natuna, AKBP Carles P Sinaga, dalam jumpa pers di Mapolres Natuna, mengatakan, kasus dugaan penembakan terhadap Ketua LAM, Wan Zawali, terjadi pada, Selasa, (28/03/2017), sekitar Pukul 01.00.WIB, dini hari.

Carles juga mengatakan, dalam olah TKP yang dilakukan pihaknya, menemukan 10 selongsong peluru berukuran 5,56.mm di tempat kediaman Wan Zawali, sedangkan proyektilnya hingga saat ini belum ditemukan. Hasil sementara diduga keras pelaku penembakan menggunakan senjata jenis 5.TJ.

“Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, hanya lantai parkiran yang lecet dan body mobil sebelah kanan atas, serta atap terlihat ada bekas tembakan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dandim Natuna, Letkol Inf Ucu Yustiana, dan Dansub Denpom Angkatan Darat S.H.M.Sinaga, yang ikut dalam konfrensi pers tersebut mengatakan, belum bisa memastikan apa motif penembakan tersebut.

Dandim, Ucu Yustiana, mengatakan, untuk pengusutan pelaku penembakan tersebut, akan saya serahkan sepenuhnya kepada Dansub Denpom S.H.M.Sinaga, dengan bekerja sama dengan korps lainnya, yakni Angkatan Udara dan Aangkatan Laut.

“Sehingga mereka dapat menyelidiki lebih intensip di kesatuan masing-masing,” tegasnya.

Lebih lanjut S.H.M.Sinaga, mengatakan, untuk kepastian pelaku penembakan tersebut, pihaknya akan mengupayakan penyelidikan dan pencarian semaksimal mungkin, hingga pelaku dapat ditemukan.

S.H.M.Sinaga berharap, dengan adanya kasus ini, agar masyarakat tetap tenang, tidak mudah terpropokasi dengan isu yang tidak benar. Sebab kasus ini bukanlah kasus teroris yang kerap kita dengar di media sosial, namun adalah kasus pribadi yang belum bisa kita ungkap secara tuntas.

“Untuk itu, saya menghimbau kepada semua pihak dan setiap elemen masyarakat agar tetap tenang dan saling menjaga kamtibmas, sehingga daerah kita ini tetap kondusif dan terkendali,” tutupnya. (SK-Nard)

 

banner 4921x615

banner 1280x160

banner 740x400

banner 1280x157

banner

banner 1050x130 banner 2560x472

banner 740x400

banner

loading...