10 Tersangka Gelper Three Kingdom “DIAMANKAN”

oleh
10 Tersangka Gelper Three Kingdom “DIAMANKAN” 1
Kabid Humas Polda Kepri, S. Erlangga, saat memberikan keterangan pers kepada awak media. (Humas Polda Kepri)
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

SIJORIKEPRI.COM, BATAM — Polda Kepri berhasil mengamankan 10 tersangka pelaku dugaan tindak pidana perjudian jenis Gelanggang Permainan (Gelper) Elektronik Three Kingdom, yang beralamat di Jalan Bunga Raya Gedung Olahraga Sebelah SPBU Baloi, Kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Minggu (14/01/2018).

Tersangka terdiri penanggung jawab tempat usaha, SY, kasir hadiah VW alias SA, wasit kunci, TY, Koordinator pengawas, EF alias WI, dua penampung hadiah handphone, ED dan PFT, dua orang penukar hadiah handphone, SA dan SU, calo penukaran hadiah HS dan seorang pemain, YT.

Kabid Humas Polda Kepri, S. Erlangga, dalam press releasenya mengatakan, penangkapan bermula aparat Polda menerima informasi dari warga, bahwa di lokasi Gelper Three Kingdom melakukan aktivitas dugaan tindak pidana Perjudian jenis Gelper Elektronik. Setelah dilakukan penyelidikan ditemukan, bahwa memang benar di lokasi tersebut telah terjadi dugaan tindak pidana Perjudian.

Praktek judi yang dilakukan, YT (pemain) bermain di mesin Dora kemudian setelah selesai, YT meminta wasit TY untuk melakukan cancel di mesin tersebut dengan jumlah kredit sebanyak 5000.

‘’ Kemudian TY menukar jumlah kredit yang ada di mesin dengan handphone di kasir, VW Alias SA,’’ terang S Erlangga, Senin, (22/01/2018).

Kemudian HS (calo) menawarkan kepada YT untuk menukarkan hadiah handphone tersebut ke uang tunai, dan YT menyetujuinya lalu menyerahkan handphone tersebut kepada HS. HS menemui SA (penukar hadiah ke uang tunai) dan SA menyerahkan uang sejumlah Rp 500.000 kepada HS. Selanjutnya, HS menemui YT (pemain) dan memberikan uang Rp 500.000,- tersebut.

Handphone yang ditukar tersebut, kemudian diserahkan SA kepada ED (penampung hadiah handphone) di konter CS Selular yang berada di areal SPBU sebelah lokasi Gelper. Setelah handphone terkumpul sebanyak 100 unit, ED menyerahkan handphone tersebut ke Gelper Three Kingdom bagian office/kantor.

Barang bukti yang diamankan satu unit Mesin Dora (Lucky Duck), satu lembar fotocopy Surat Tanda Daftar Usaha Pariwisata, Uang sejumlah Rp 56.376.000, Uang sejumlah S$ 1000, tiga buah buku catatan, 103 bungkus koin.

‘’Barang bukti lainnya ikut kita amankan. Tersangka diancam pasal 303 KUHPidana Jo Pasal 303 Bis KUHPidana Jo Pasal 55 KUHPidana,’’ katanya. (SK-Zek)

 

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner