Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
DAERAH

17 Rumah Warga Cianjur Rusak Diterjang Tanah Longsor

×

17 Rumah Warga Cianjur Rusak Diterjang Tanah Longsor

Sebarkan artikel ini
17 unit rumah warga di Kampung Babakan Cingkeuk, RT 04 RW 01, Desa Cibokor, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, rusak akibat diterjang tanah longsor. (Foto : BPBD Cianjur)

Sijori Kepri, Jabar — Sebanyak 17 unit rumah warga di Kampung Babakan Cingkeuk, RT 04 RW 01, Desa Cibokor, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, rusak akibat diterjang tanah longsor, pada Jumat, (04/06/2021), sekira pukul 02.00 WIB dini hari.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Dr Raditya Jati, mengatakan, bencana tanah longsor yang terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi disertai struktur tanah yang labil tersebut selain merusak 5 (lima) unit rumah, juga mengakibatkan 12 rumah warga lainnya rusak sedang.

Geser Untuk Lanjutkan Baca Berita
Geser Untuk Lanjutkan Baca Berita

“Terdapat pula akses jalan desa yang amblas, hingga tidak dapat dilalui warga untuk beraktivitas,” kata Dr Raditya Jati.

BACA JUGA :  Terkait Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak, Ini Saran Kemenkes kepada Para Orang Tua

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur melaporkan hingga siang ini terdapat 60 Kepala Keluarga (KK) mengungsi dan masih dilakukan pendataan kebutuhan. Sementara itu belum ada laporan terkait korban jiwa dalam kejadian ini.

BPBD Kabupaten Cianjur telah melakukan kaji cepat dan berkordinasi dengan TNI/POLRI, BPBD Provinsi Jawa Barat serta TIM SAR untuk melakukan evakuasi dan pembersihan material longsor yang menutup kawasan tersebut.

BACA JUGA :  Halal Bi Halal di Bandung, Gubernur Ansar Paparkan Program Strategis Pemprov Kepri

“Badan Meteolorogi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui laman websitenya, telah mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat antara siang hingga menjelang malam hari di wilayah Kabupaten dan Kota Bogor, Kabupaten Sukabumi, Cianjur, Subang, Purwakarta, Bandung, Bandung Barat, Kota Bandung dan Cimahi pada Jumat, (04/06/2021) dan Sabtu (05/06/2021),” jelasnya.

Menurut kajian InaRISK BNPB, Kabupaten Cianjur memiliki risiko sedang hingga tinggi untuk bencana tanah longsor dengan luas risiko 159.064 hektar atau 29 kecamatan terpapar.

BACA JUGA :  Ratusan Warga Sambut Kedatangan Jenazah Eril Dengan Alunan Sholawat Nabi di Gedung Pakuan

Kemudian untuk risiko bencana banjir Kabupaten Cianjur juga memiliki risiko sedang hingga tinggi dengan luas risiko 27.329 hektar atau sekitar 25 kecamatan terpapar.

“BNPB juga menghimbau masyarakat tetap waspada akan adanya longsor susulan atau bencana hidrometeorologi lainnya, mengingat adanya kajian risiko dan peringatan dini yang dikeluarkan oleh BMKG,” tutupnya. (Lia Agustina)