2 Tahun Vakum, Pawai 1 Muharram Kembali Digelar di Tanjung Pinang

oleh
Sekda Kepri, Adi Prihantara, bersama Ketua BKMT Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, memimpin rapat Persiapan pelaksanaan Pawai 1 Muharram, di Gedung Daerah Tanjung Pinang. (Foto : Ist)
Sekda Kepri, Adi Prihantara, bersama Ketua BKMT Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, rapat Persiapan pelaksanaan Pawai 1 Muharram, di Gedung Daerah Tanjung Pinang. (Foto : Ist)

Tanjung Pinang, Sijori Kepri — Dalam rangka menyambut tahun baru umat Islam, 1 Muharram 1444 H, Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Sekda Kepri), Adi Prihantara, bersama Ketua BKMT Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, memimpin rapat Persiapan pelaksanaan Pawai 1 Muharram 1444 H, di Gedung Daerah, Tanjung Pinang, Rabu, 27 Juli 2022.

Rapat ini merupakan rapat lanjutan sekaligus finalisasi setelah sebelumnya rapat yang sama sudah digelar pada Selasa, 19 Juli 2022, lalu.

Sekda Kepri, Adi Prihantara, dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana atas antusiasme dan semangat tinggi dalam mempersiapkan Acara Pawai Akbar ini.

“Saya berharap acara ini akan berjalan sesuai dengan rencana dan kepada seluruh panitia untuk bekerja sama agar suksesnya acara ini,” kata Adi.

Menurut Adi, di Kepri khususnya Kota Tanjung Pinang setiap memasuki bulan Muharram sudah menjadi tradisi adanya pawai 1 Muharram. Dua tahun vakum karena pandemi, kegiatan Pawai Muharram sementara ditiadakan, dan mulai digelar lagi di tahun ini.

Sekda Adi mengungkapkan, sebelumnya banyak tokoh masyarakat yang mempertanyakan kelanjutan Pawai Muharram pasca pandemi, maka untuk merespon pertanyaan dari masyarakat, serta hasil koordinasi BKMT Provinsi Kepri serta Pemprov Kepri disepakati untuk diadakan pawai 1 Muharam pada hari Ahad, 31 Juli 2022.

“Pawai 1 Muharram ini berbentuk syiar. Maka perlu disiapkan beberapa hal diantaranya hal-hal bersifat administratif, koordinasi dengan lintas sektoral, sosialisasi pawai Muharram pada masyarakat, penentuan titik kumpul, serta penentuan start,” tambah Adi.

Rapat ini berjalan lancar dengan peserta rapat saling menyampaikan ide dan saran sehingga nantinya pawai akbar ini akan berjalan sesuai konsep yang telah disepakati bersama.

Di akhir pengarahannya, Sekda Adi berharap momentum tahun baru Islam menjadikan Kota Tanjung Pinang semakin religius. Selain itu, tercipta masyarakat yang aman dan damai menuju Kota Tanjung Pinang yang lebih sejahtera.

“Insya Allah, jika kegiatan dikemas dengan baik, masyarakat akan lebih tertarik mempertahankan tradisi dan budaya yang ada di Kota Tanjung Pinang. Saya juga berterimakasih kepada masyarakat yang telah menjaga kota kita tercinta ini,” ucap Adi Prihantara.

Sementara itu, Ketua BKMT Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, berharap semoga dengan kegiatan ini masyarakat Kepri khususnya masyarakat Tanjung Pinang benar-benar memahami dan menjadikannya sebagai momentum untuk hijrah ke arah yang lebih baik dan mengimplementasikan ajaran-ajaran Islam ke dalam kehidupan sehari-hari.

“Sesuai dengan tema pawai 1 Muharam kali ini yakni, Tahun Baru 1444 H Momentum Penguatan Keimanan Persatuan dan Kesatuan Bangsa, Bangkit Negeriku Berkah Negeriku,” ucap Dewi Ansar. (Ky)