GESER UNTUK BACA BERITA
Example 325x300
COVID-19KEPRITANJUNG PINANG

2 Warga Kelurahan Kemboja Positif Covid-19

×

2 Warga Kelurahan Kemboja Positif Covid-19

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Tanjung Pinang, Rahma. (Foto : Prokopim TPI)

Sijori Kepri, Tanjungpinang — Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Tanjung Pinang kembali merilis 2 (dua) warga Kelurahan Kemboja, Kecamatan Tanjungpinang Barat, terjangkit positif Covid-19.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Walikota Tanjungpinang, yang juga Ketua Tim Penanganan Covid-19 Tanjung Pinang, Rahma, mengatakan, temuan kasus baru ini, merupakan hasil pemeriksaan swab dengan metode RT PCR yang dilakukan di Laboratorium BTKL Batam dan RSAL Tanjung Pinang, Senin, (26/10/2020).

“Kedua warga tersebut terdiri JR (45), perempuan, Warga Kelurahan Kemboja, Kecamatan Tanjungpinang Barat, tidak bergejala, kontak erat dengan pasien positif Covid-19, dan dirawat di Gedung Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Bintan. KM (53), perempuan, Warga Kelurahan Kemboja, Kecamatan Tanjungpinang Barat. Yang bersangkutan tidak bergejala, tidak ada perjalanan dan tidak ada kontak erat dengan pasien positif Covid-19. Saat ini yang bersangkutan tengah melakukan isolasi mandiri,” kata Rahma.

BACA JUGA :  Rahma Ajak Lakukan Hidup Sehat dan Jauhi Resiko Kanker

Rahma menambahkan, Dinas Kesehatan PP dan KB Kota Tanjung Pinang secara rutin melaksanakan tracing (penelusuran) pada orang-orang yang kontak erat dengan pasien konfirmasi. Dan, bila memenuhi kriteria kontak erat maka dilanjutkan dengan pengambilan swab hidung dan tenggorokan untuk dilakukan pemeriksaan dengan metode RT PCR di BTKL PP Batam.

BACA JUGA :  Lis Sejajar Dengan "PARA MENTERI”

”Kami mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi Covid-19 ini,” pinta Rahma.

Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan secara disiplin pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tidak tinggal serumah, teman rumah ataupun di tempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama. Adapun protokol kesehatan yang senantiasa harus dilakukan adalah memakai masker, menjaga jarak (tidak bersalaman) dan mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin.

BACA JUGA :  Akau Potong Lembu TPI Direvitalisasi era Eks Walkot Rahma, Diresmikan era Pj Wali Kota Hasan

“Bagi pelaku perjalanan setelah pulang ke rumah, diharapkan melakukan karantina mandiri selama 14 hari, agar tidak menjadi sumber penularan ke keluarga dan orang-orang di sekitarnya. Selama karantina mandiri ini, yang bersangkutan diharapkan selalu memakai masker saat di rumah, menjaga jarak lebih dari 1 meter dengan anggota keluarga lainnya dan mencuci tangan dengan sabun,” tutup Rahma. (FD)