FKKADK Lingga Gelar Peringatan Hari Disabilitas International

oleh

LINGGA (SK) — Hj Rugayah Harun, Ketua Forum Komunikasi Kekuarga Anak Dengan Kecacatan (FKKADK) Kabupaten Lingga, menuturkan, bagi keluarga yang memiliki anak dengan kecacatan sangat penting untuk memahami anak tersebut, karena hal tersebut bukan suatu aib yang harus ditutup-tutupi, jika anak dengan kecacatan khusus dinilai adalah sebuah aib, maka akan menyebabkan anak akan kehilangan hak sebagai manusia.

“Banyak masyarakat menilai anak dengan dengan kecacatan khusus adalah aib, hingga harus disembunyikan dari pengetahuan orang ramai, hal ini, sebenarnya sangat merugikan anak dan juga orang tuanya,” terangnya, saat Peringatan Hari Disabilitas International, Kabupaten Lingga, di Gedung Sanggar Praja Dabo Singkep, Selasa (29/12/2015).

BACA JUGA :  FKKADK dan KPAD Minta “PEMKAB LINGGA DIRIKAN SLB”

Sebagai sebuah lembaga, kata Rugayah, FKKADK yang menangani penanganan anak yang memiliki kecacatan khusus dan bermitra dengan Pemerintah, memiliki tugas dan fungsi melakukan pendataan anak dengan kecacatan khusus ini, dari hasil pendataan tersebut akan diteruskan kepada Pemerintah Daerah yang membidanginya, yang selanjutnya akan mencari solusi guna mengurangi beban orang tua untuk kesembuhan sang anak tersebut.

“Jika anak tersebut disembunyikan bagaimana kami bisa mengetahuinya, untuk itu, kami meminta jangan malu mempunyai anak dengan Disabilitas,” paparnya.

Sejak dibentuk Tahun 2011 lalu, lanjut Rugayah, FKKADK Kabupaten Lingga, ada 174 anak menyandang Disabilitas yang telah terdata oleh kita, jumlah itu belum termasuk bagi anak-anak yang berada di pulau-pulau yang tidak terjangkau oleh kita.

BACA JUGA :  FKKADK Lingga Utus Penyandang Disabilitas "ke JAMBORE BATAM"

“Dari 174 tersebut, 124 di antaranya telah mendapat bantuan dari Pemerintah, baik dari Kabupaten maupun dari Provinsi dan juga dari Pemerintah pusat,” ucapnya.

Dalam peringatan ini, FKKADK Lingga, mensosialisasikan penanganan anak serta kebutuhan khusus dari fisioterapi Aldi Wirsa SFT.

“Aldi adalah seorang fisioterapi yang dibesarkan di Dabo, semoga dengan motivasi yang diberikan keluarga yang memiliki anak dengan kecacatan, dapat lebih baik menangani anak dengan kondisi ini,” imbuhnya. (SK-Pus)

LIPUTAN LINGGA : PUSPANDITO
EDITOR : DEDI YANTO

Peringatan Hari Disabilitas Internasional Dabo Singkep<br/> (Foto: Puspandito)
Peringatan Hari Disabilitas Internasional Dabo Singkep
(Foto: Puspandito)
Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.