5 Tahanan Rutan Batam “BERUSAHA KABUR”

oleh
Kepala Rutan Kelas II A Batam, David Gultom AMd IP SH MH. (Foto : Istimewa)

– Dilarikan Ke Rumah Sakit.

BATAM (SK) — Petugas Rumah Tahanan atau Rutan Kelas II A Batam, berhasil mengamankan ke lima Tahanan Narkoba yang telah berusaha untuk kabur dari selnya, pada Hari Minggu, 23 Oktober 2016.

Untuk memastikan luka tidaknya ke lima Tahanan narkoba yang berusaha kabur tersebut, para tahanan di lari kan ke Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah (RSUDEF). Aksi kabur di duga telah direncanakan.

Para tahanan berusaha kabur dengan menaiki atap Gereja yang ada di dalam Rutan, lalu mereka lompat ke tembok bagian dalam, yang ternyata setelah itu, ada juga tembok satu lagi yaitu tembok bagian luar.

Bagaimanakah tanggapan Kepala Rutan Kelas II A Batam David Gultom AMd.IP.SH.MH, terkait kaburnya ke lima tahanan narkoba tersebut. Apakah Over Kapasitas Rutan juga merupakan salah satu penyebabnya.

“Tahanan dan Narapidana kasus narkoba di Rutan Batam cenderung mengalami tingkat stres tinggi, karena menghadapi ancaman pidana tinggi dari Pengadilan,” jelas Kepala Rutan Kelas II A Batam, David Gultom.

Disampaikan selanjutnya oleh David, bahwasanya, pada saat ini Rutan di isi oleh 781 (tujuh ratus delapan puluh satu tahanan), sedangkan untuk kapasitas sebenarnya, hanya untuk 285 (dua ratus delapan puluh lima).

“Rutan Batam steril dari peredaran Narkoba ataupun penggunaan Handphone secara illegal,” tambah Kepala Rutan David Gultom AMd. IP. SH.MH, kepada Pewarta Sijori Kepri, melalui Handphone-nya .

Terkait para tahanan yang di bawa ke Rumah Sakit, David mengatakan bahwasanya mereka semuanya sudah kembali ke Rutan, dan suasana Rutan pun sudah kembali normal dan kondusif seperti biasa. (SK-Nda)