5 Ton Kayu Ilegal Diamankan Polair Lingga

oleh

LINGGA (SK) — Satuan Polisi Air (Sat Polair) Polres Lingga kembali berhasil mengamankan 5 ton kayu dengan ukuran 2x8x5 meter tanpa dokumen lengkap (Ilegal) yang dibawa menggunakan kapal pompong di laut Desa Labuh, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, Minggu (15/03/2015) pukul 00.30 Wib dini hari.

Pompong yang di Nakhodai Azhar (27) warga Desa Resung, Kecamatan Lingga Utara serta dua Anak Buah Kapal (ABK) sedang berlayar disekitaran Desa Labuh tersebut dengan bermuatan kayu yang diperkirakan sebanyak 5 ton. Kayu yang bermacam jenis tersebut, dibawa dari Ujjung Beting, Lingga Utara dan direncanakan akan dibawa ke Kijang, Kabupaten Bintan.

Kasat Polair Polres Lingga, AKP Sugito mengatakan bahwa telah mengamankan tersangka tiga orang yakni satu nakhoda kapal dan dua ABK yang membawa kayu sebanyak 5 ton tanpa dokumen yang sah di perairan Desa Labuh, pada dini hari.

“Untuk proses lebih lanjut pompong tersebut diabawa ke Pelabuhan Sat Polair Desa Jagoh yang merupakan Barang Bukti (BB). Sedangkan Nakhoda kapal beserta ABK diserahkan ke Sat Reskrim Polres Lingga,” lanjut AKP Sugito.

BACA JUGA  PU Ancam Segel Proyek RSUD

Pada pemberitaan sebelumnya Sat Reskrim dan Sat Polair dan bekerjasama jajaran Polsek Senayang, menakap pembalakan liar di Desa Tukul, Kecamatan Senayang, dengan 4 orang tersangka yang berdomisili di Batam, dengan BB kayu balok Tim campuran yang diperkirakan sebanyak 40 ton.

“Dengan penangkapan sejak dua bulan terakhir ini, tiga tersangka tersebut merupakan penangkapan yang ke empat kalinya, serta menambah deretan tersangka Ilegalogging menjadi 10 orang tersangka dan BB 67 ton kayu. (SK-PUS)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.