5 Warga Tanjung Pinang Terseret Arus di Bintan, 1 Korban Ditemukan Tewas di Bebatuan

oleh
Jasad korban Kiyoko saat dievakuasi Tim SAR Gabungan. (Foto : Ist)

BINTAN – 5 (lima) warga Tanjung Pinang terseret arus saat berenang di Pantai Trikora 4, Kabupaten Bintan.

Dari 5 bersaudara itu, seorang korban bernama Michiyo/Kiyoko (17), tidak dapat diselamatkan dan ditemukan tewas di bebatuan sejauh 700 meter dari LKK (lokasi kejadian kecelakaan), Selasa, 27 Desember 2022. 

Kepala Kantor SAR Tanjung Pinang, Slamet Riyadi SH, mengatakan, korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam keadaan meninggal dunia pada hari Selasa, 27 Desember 2022, sekira pukul 17.28 WIB

“Korban ditemukan terdampar di bebatuan sejauh 700 meter dari LKK dan selanjutnya di evakuasi ke RS Raja Ahmad Thabib Provinsi Kepulauau Riau,” kata Slamet Riyadi, Selasa, 27 Desember 2022. 

BACA JUGA :  267 Caleg DPRD Bintan “REBUT 25 KURSI”

Dengan ditemukannya korban, maka operasi dinyatakan selesai dan diusulan untuk ditutup, seluruh unsurs kembali kepangkalannya masing-masing dengan ucapan terima kasih.

Adapun unsur SAR yang terlibat terdiri dari, Kansar Tanjung Pinang, Satpolair Polres Bintan, PMI Bintan, Polres Bintan, BPBD Bintan, Keluarga Korban dan Warga setempat.

Sebelumnya, Kasi Ops Basarnas Tanjung Pinang, Ahmad Effendy Purba S.Sos, mengungkapkan, bahwa kronologis kejadian berawal, Senin, 26 Desember 2022, sekira pukul 14.15 WIB, korban Kiyoko (17) bersama saudaranya Jeri Josua (23), Takesi Latif Ogawa (16), Kuul dan Fian sampai di Pantai Trikora 3.

Setelah sampai di Pantai Trikora 3, Korban dan saudarnya melihat pantai tersebut banyaknya bebatuan, kemudian korban dan saksi, beserta keluarganya pindah menuju Pantai Trikora 4.

BACA JUGA :  Naik Speed Boat, Warga Batam Diduga Terjatuh di Perairan Terumbu Raya Tanjung Pinang

Sesampainya di Trikora 4, Korban bersama 4 orang saudaranya yakni Jeri, Takesi, Kuul, dan Fian, turun ke pantai untuk berenang, meskipun saat itu ombak dan angin di pantai tersebut kuat.

Pada saat berenang, sekira pukul 17.30 WIB, Jeri bersama korban dan saudaranya yang lain tidak sadar sudah berenang hingga ke tengah laut. 

“Jeri dan Korban, beserta saudaranya tertarik oleh ombak, hingga tenggelam. Saat Jeri hendak menolong saudaranya yang lain, tetapi tidak bisa dikarenakan kondisinya yang juga sudah lemas dan hanya bisa menyelamatkan Takesi,” ungkap Ahmad Effendy. (R Rich)

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.