,

9 Kali Lakukan Curanmor 2 Tersangka Diringkus di Batam

oleh
Dir Reskrimum Polda Kepri, Kombes Pol Jefri Ronal Parulian Siagian, bersama 2 tersangka Curanmor dan 7 unit kendaraan bermotor berhasil diamankan. (Foto : Ist)

Turut Diamankan 7 Unit Kendaraan Bermotor Hasil Curian.

Sijori Kepri, Batam — 9 (sembilan) kali lakukan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), 2 (dua) orang tersangka berinisial ARA dan DG berhasil diringkus oleh tim Opsnal Ditreskrimum Polda Kepri.

Dir Reskrimum Polda Kepri, Kombes Pol Jefri Ronal Parulian Siagian, mengatakan, dari pengakuan kedua tersangka tersebut, bahwa telah melakukan kejahatan ini sebanyak 9 (sembilan) kali di wilayah Kota Batam.

“Namun demikian, kita tentunya tidak mempercayai saja pengakuan para tersangka tersebut. Kami akan terus melakukan pengembangan, karena sampai pada saat ini masih ada 2 (dua) orang tersangka yang stastusnya DPO (Daftar Pencarian Orang),” kata Jefri, didampingi Ps Paur Subbidpenmas Bidhumas Polda Kepri, IPDA Husnul Afkar, Rabu, (25/08/2021).

Dikatakan Jefri lagi, aksi yang mereka lakukan ini, dilakukan pada malam hari dengan melihat kendaraan bermotor yang ada disekitar rumah korban, dengan pintu pagar yang tidak terkunci.

Kemudian tersangka dengan menggunakan kunci T, merusak kunci kontak sepeda motor korban dan kemudian membawa lari sepeda motor korban, yang selanjutnya hasil curian dijual kepada penadah, yang saat ini masih dalam pencarian.

“Untuk barang bukti Curanmor yang sudah kita amankan sebanyak 7 (tujuh) unit kendaraan bermotor berbagai merk. Dan pada inisial ARA dan DG kita amankan juga 1 (satu) kunci pas dengan bentuk segitiga, 1 (satu) besi berbentuk runcing dengan ukuran 6 cm, 1 (satu) kunci dengan ukuran 17 berwarna silver, 1 (satu) unit Handphone warna silver,” ungkap Jefri.

Adapun pasal yang diterapkan terhadap kedua tersangka adalah Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 (sembilan) tahun penjara.

“Direktorat Kriminal Umum Polda Kepri menghimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan roda duanya, dapat melakukan pengenalan dengan datang ke Mapolda Kepri dan membawa indentitas kendaraannya, yaitu STNK, serta BPKB, dan tidak dipungut biaya,” pungkas Jefri.

Sementar itu, Ps Paur Subbidpenmas Bidhumas Polda Kepri, IPDA Husnul Afkar, menambahkan, terdapat 4 (empat) Laporan Polisi sepanjang bulan Juli hingga Agustus 2021.

“Dari keterangan korban hampir sama, dimana para korban ini memarkirkan sepeda motornya di halaman rumah dalam keadaan terkunci. Kemudian di pagi harinya saat motor korban hendak digunakan, didapati bahwa motor korban sudah tidak berada di tempat atau dicuri oleh tersangka,” tambah Husnul.

Adapun Laporan Polisi yang masuk, yaitu Laporan Polisi nomor : LP/B/372/VII/2021/Polsek Bengkong/Polresta Barelang/Polda Kepri, Tanggal 22 Juli 2021, Laporan Polisi nomor: LP/B/116/VIII/2021/Polsek Bengkong/Polresta Barelang/Polda Kepri, Tanggal 14 Agustus 2021, Laporan Polisi nomor: LP-B/22/VIII/2021/Polsek Sagulung/Resta Barelang/Polda Kepri, Tanggal 22 Agustus 2021, dan Laporan Polisi nomor: LP-B/100/VIII/2021/Spkt-Kepri, Tanggal 24 Agustus 2021. (Wak Dar)