Agung Trianto Batal Diperiksa Polisi

oleh
– Terkait Dugaan Kasus Penimbunan Solar

TANJUNGPINANG (SK) — Agung Trianto alias AG, oknum anggota DPRD Kota Tanjungpinang, batal memenuhi panggilan tim penyidik Satreskrim Polres Tanjungpinang untuk diperiksa, terkait dugaan kasus pelansiran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi yang ditangkap unit Intel Kodim 0315/ Bintan beberapa waktu lalu, Rabu (15/10).

Surat pemanggilan terhadap salah seorang oknum anggota wakil rakyat di Kota Tanjungpinang itu sendiri telah dilayangkan polisi sejak, Senin (13/10) lalu. AG diminta hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan, pukul 10.00 WIB. Namun hingga pukul 13.30 WIB, ternyata yang bersangkutan tidak bisa memenuhi surat panggilan polisi. Sebelum akhirnya datang salah seorang utusan AG dengan membawa surat yang menyatakan, ia tidak bisa memenuhi surat panggilan tersebut.

Pemanggilan itu sendiri setelah adanya surat izin dari Gubernur Kepri, H Muhammad Sani. Padahal kehadiran AG sendiri sudah ditunggu sejumlah awak media cetak maupun elektronik sejak pukul 09.30 WIB. Dikabarkan, AG bersedia memenuhi panggilan penyidik Polres Tanjungpinang, Jumat (17/10).

BACA JUGA  Kios BBM Tanpa Izin Mulai Menjamur

“AG tidak bisa hadir dengan salah satu alasan, karena ingin didampingi oleh pengacaranya saat diperiksa,” ucap tim penyidik Satreskrim Polres Tanjungpinang kepada sejumlah watawan di kantornya, Rabu (16/10).

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Reza Morandi Tarigan mengatakan, pihanya dalam waktu dekat, segera melayangkan surat panggilan kedua terhadap yang bersangkutan.

“Secepatnya akan kita panggil kembali yang bersangkutan (AG-red),” tegas Reza Morandi.

Terpisah, Sekrtaris Dewan Pertimbangan Generasi Muda (GM) Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI – Polri (FKPPI) Pusat, Fajar Menanti Simanjuntak menyampaikan rasa keprihatinannya atas persoalan yang tengah dihadapi AG, yang juga sebagai Ketua GM-FKPPI Provinsi Kepri saat ini.

“Bagaimana pun secara moril dalam organisasi, kita siap memberikan bantuan hukum jika dibutuhkan AG, termasuk menyiapkan penasehat hukum, jika dibutuhkan. Namun kita juga menyayangkan, kenapa bisa persoalan ini terjadi,” tanya Fajar, saat ditemui Haluan Kepri di Tanjungpinang, kemaren.

Lebih lanjut, Fajar juga menyatakan telah melakukan koordinasi dengan Ketua Umum GM FKPP Pusat, Hans Silalahi tentang persoalan yang tengah dihadapi AG saat ini, untuk mengambil sikap dan langkah-lamgkah terbaik selanjutnya.

BACA JUGA  BBM Naik, Harga Jual Ikan Masih Rendah

“Bagaimana pun, kita tetap melihat persoalan ini secara bijaksana dan prinsip praduga tidak bersalah,” kata Fajar.

Sementara itu unsur Wakil Ketua PD XXXI Ormas FKPPI Kepri I, Syamsul Paloh menambahkan, kasus yang tengah dihadapi AG saat ini harus lebih mengedepankan azaz praduga tidak bersalah. Jauhkan bentuk intervensi dalam penegakan hukum.

Namun dalam persoalan tersebut, lanjut Syamsul, meminta kepada penyidik yang menangani masalah ini haruis dapat mengedepankan keadilan yang seadil adilnya.

“Jangasn sampai masalah ini sebagai titipan atau karena suka toidak suka. Sebagai keluarga besar putra-putri FKPPI Kepri, kami tetap menghargai putusan yang diberikan oleh para penyidik dan penegak hukum. Kendati demikian, kasus ini tetap dalam pengawalan keluarga besar FKKPI,” tandas Syamsul melalui sambungan telpon, Rabu (15/19).

Diveritakan sebelumnya, Agung Trianto alias AG, mengaku siap untuk diperiksa tim penyidik Satreskrim Polres Tanjungpinang, terkait dugaan kasus penimbunan solar tersebut.

Pernyataan itu disampaikan AG saat ditemui wartawan menyangkut desas-desus keterlibatan dirinya atas dugaan kasus pelansiran solar, usai menghadiri upacara peringatan HUT TNI ke-69 di Lapangan Dewi Ruci, Teluk Keriting, Tanjungpinang, Selasa (7/10) lalu.

BACA JUGA  Gubernur Kepri Izinkan Polisi Periksa Agung Trianto

“Saya siap untuk dipanggil dan diperiksa penyidik Polres Tanjungpinang, jika surat panggilan tersebut sudah sampai ke tangan saya,” kata AG singkat.(HK)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.