Akses Jalan Pulau Burung ke Desa Air Tawar Dialihkan

oleh
Masyarakat Pulau Burung dan Desa Air Tawar melakukan penutupan jalan karena jembatan sudah tidak layak dipakai. (Foto : Ist)

Sijori Kepri, Inhil — Sudah tak layak dipakai, akses Jalan Pulau Burung ke Desa Air Tawar dialihkan. Informasi mengenai hal tersebut diunggah oleh salah seorang Warga Pulau Burung di Medsos, Alan Putra Melayu. Dan mendapat berbagai tanggapan dari para netizen, Kamis, (01/07/2021).

“Semoga Jembatan bisa segera di perbaiki,” komentan netizen. Netizen lainnya berharap ada campur tangan pemerintah untuk perbaikan Jembatan tersebut.

“Kan biasanya ada retribusi setiap kendaraan lewat, bisa buat perbaikan,” komentar Netizen lainnya.

Alan Putra Melayu ketika dihubungi Sijori Kepri membenarkan hal tersebut. “Ya benar Pak, saya yang buat postingan tersebut. Supaya warga lainnya bisa tahu dan bisa lewat jalan lama jika hendak bepergian ke Sungai Guntung atau sebaliknya dengan kendaraan roda dua,” katanya.

Alan juga menjelaskan, sebenarnya ada 3 (tiga) jembatan yang harus dilalui apa bila Masyarakat Pulau Burung mau ke Sungai Guntung atau sebaliknya melalui darat, dan jarak tempuh juga hanya lebih kurang 30 menitan dengan kendaraan roda dua.

BACA JUGA  7 Warga Desa Air Tawar Daftar Sebagai Bakal Calon Kepala Desa

Jembatan yang besar itu di Sei Tawar, Desa Air Tawar. Karena melewati Parit Besar atau Parit Utama. Sedangkan 2 (dua) jembatan lagi di Kecamatan Pulau Burung hanya jembatan kecil atau hanya melewati Parit Anak.

“Dan semua jembatan ini dibangun atas swadaya masyarakat, baik tenaga maupun dananya,” ungkap Alan.

“Nah, untuk Jembatan besar itu dikenakan retribusi sebesar Rp 5.000 sekali jalan,” lanjutnya.

Kalau mau dihitung, jalan ini sebenarnya bisa di bilang belum sempurna atau layak dipakai, dan masih ada sekitar 1.8 KM lagi Jalan ini belum ditimbun sirtu, hanya pengerasan jalan biasa. Apabila Hujan deras, maka akan Lecak atau becek dan berlumpur, karena pengerasan jalan hanya timbunan tanah liat.

“Sekarang masyarakat yang dari atau ke Pulau Burung maupun Sungai Guntung, mau tidak mau lewat jalan lama, yaitu dari Parit 16 dan wakru tempuh agak lebih lama,” jelasnya.

Alan berharap, ada perhatian pemerintah apakah itu dari Kecamatan Pulau Burung maupun Kateman untuk mencari solusi permasalahan tersebut.

BACA JUGA  DPT Pilkades Serentak Desa Air Tawar Tahun 2021

Ia juga berharap agar pengerasan jalan ini segera dipercepat. “Apakah ini Proyek Pusat, Provinsi, Kabupaten atau dari manapun tak kisahlah. Yang penting akses utama jalan ini bisa dan layak digunakan oleh masyarakat. Apalagi ini kan bisa di bilang jalan poros dan tentunya jika jalan ini bagus, maka akses 2 (dua) Kecamatan akan lebih mudah, dan tentu saja bisa meningkatkan perekonomian dan kemajuan 2 (dua) kecamatan ini tentunya,” pungkas Alan.

Sementra itu, saat berita ini di tulis Sijori Kepri sedang berusaha mencari Informasi dan komfirmasi lebih detail dari Pemerintah Kecamatan Pulau Burung maupun Kateman, juga melalui Kepala Desa masing-masing wilayah yang menghubungkan 2 (dua) kecamatan tersebut. (Leman)

Shares