, ,

Alias Wello Resmikan STIT Lingga

oleh
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

LINGGA (SK) — Satu lagi perguran tinggi dibuka di Kabupaten Lingga, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) yang dibuka Dabo Singkep, guna membangun Sumber Daya Manusia (SDM). Bertempat dikampus STIT Lingga, Jalan Bunga Dabo singkep, untuk pembukaan perdana ini telah 50 orang sudah terdaftar sebagai calon mahasiswa. Sebelumnya, di Daik Lingga juga telah dibuka perguruan tinggi, Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Bunda Tanah Melayu. Dengan adanya perguruan tinggi ini, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan Putra Daerah yang ingin melanjutkan ke bangku kuliah, namun, tetap berada di Kabupaten Lingga.

Bupati lingga, H. Alias Wello, dalam sambutannya, sekaligus meresmikan STIT Lingga, mengatakan, untuk membuka perguruan tinggi di Lingga, merupakan hal yang sangat berat. Ditambah lagi, keadaan Pemkab Lingga, setiap tahunnya selalu tersandra dengan keterbatasan anggaran (Divisit).

“Namun, saya sangat bangga karena dengan memiliki perguruan tinggi. Lingga dapat membangun SDM, Sebab tanpa peningkatan SDM, Kabupaten Lingga tidak pernah bisa maju,” ujarnya, Minggu, (01/05/2016), kemarin, saat meresmikan STIT Lingga, pukul 15.00 WIB.

Ditempat yang sama, Fauzi, ketua STIT Lingga, menyampaikan, membangun sekolah Tinggi di Lingga, merupakan cita-cita yang telah lama terpendam. Namun, berkat dorongan Bapak Hardi Selamat Hud, Anggota DPD RI, yang tidak pernah berhenti mengingatkan agar Lingga dapat mendirikan Sekolah Tinggi. Dengan semangat tersebut, maka cita-cita dapat terwujud. Selain itu, dorongan dari Bupati lingga, yang di sejalankan dengan program peduli Pendidikan.

”Kita tidak mau anak-anak kita yang bakal keluar dari sekolah, tidak dapat mengenyam sampai keperguruan tinggi. Setiap tahunnya, ribuan anak yang keluar dari sekolah menengah atas di Kabupaten Lingga, sekitar 800 orang dapat melanjuti keperguruan tinggi. Sisanya mau dikemanakan. Dengan keberadaan STIT, mereka tetap dapat mengeyam bangku kuliah,” ujarnya.

Dengan keberadaan STIT ini, lanjut Fauzi, diharapkan Pemerintah Daerah, dapat memberikan peluang kepada PNS yang ingin melanjuti Pendidikannya kepergguruan tinggi. Agar dapat diberikan rekomendasi izin belajar. Alasan dibukanya STIT di Lingga, karena Lingga merupakan Bunda Tanah Melayu, yang bersifat rilegius maka lahirlah STIT, yang nantinya perguruan tinggi ini dapat memberikan yang lebih Ilmiah, edukatif dan riligius.

Sementara itu, Hardi Selamat Hud, Anggota DPD RI, berjanji akan berupaya membantu bagi Mahasiswa STIT yang Berprestasi dan kurang mampu, untuk mendapatkan Beasiswa dari berbagai sumber. Seperti Beasiswa Diktis, Beasiswa Kemenag RI, Biasiswa Kopertais wilayah XII, Beasiswa Pemprov Kepri dan Beasiswa Pemkab Lingga.

“Saya berharap, kepada pengelola STIT untuk dapat mengelola STIT secara Profesional, agar kedepanya dapat meningkatkan statusnya,” paparnya.

Saat disinggung tentang legalitas STIT, Syahfudi, Anggota Kopertais Wilayah XII, Riau dan Provinsi Kepri, menuturkan, Status STIT legal, jadi jangan ragu untuk menjadi mahasiswa STIT. Berdirinya perguruan tinggi ini, merupakan modal dasar dunia Pendidikan di Lingga. Semuanya bermula dari Sekolah Tinggi. Melalui tahapan, akan menjadi Institut kemudian menjadi Universitas.

“Terdapat 31 perguruan tinggi di Kopertais Wilayah XII, Riau dan Prov. Kepri, seperti Sekolah Tinggi, Institut dan Universitas. Namun, hanya 2 perguruan tinggi Negeri,” imbuhnya.

Usai penyampaian laporan, dilanjutkan penandatangan prasasti STIT, serta penyematan jaket Almamater secara simbolis, yang diwakili beberapa calon mahasiswa STIT oleh Bupati Lingga. (SK-Pus)

Bupati Lingga, H Alias Wello, menggunting pita di peresmian STIT (Foto : Puspandito)
Bupati Lingga, H Alias Wello, menggunting pita di peresmian STIT (Foto : Puspandito)
Bupati Lingga, Alias Wello Resmikan STIT Lingga (Foto : Puspandito)
Bupati Lingga, Alias Wello Resmikan STIT Lingga (Foto : Puspandito)

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner