,

Anggota DPRD Natuna Ditangkap

oleh
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Dugaan Korupsi Bansos Rp1 Miliar


RANAI (SK) — Anggota DPRD Kabupaten Natuna, Harmain Usman ditangkap jajaran Tindak Pidana Korupsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Tipikor Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Riau, Rabu (27/8). Dia diduga terlibat kasus korupsi bantuan sosial (Bansos) APBD Kabupaten Natuna tahun 2011 sebesar Rp1 miliar.


Selain Harmain, dalam kasus yang sama, polisi juga mengamankan dua anggota Lembaga Swadaya Masyarakat Segar Bugar (Serbu). Diduga, LSM ini menerima dana bansos tersebut. 

Harmain dijemput oleh sekitar enam anggota Polda Kepri dan dikawal sejumlah anggota dari Polres Natuna saat berada di Bandara Ranai hendak dibawa ke Mapolda Kepri di Batam. Informasi dari Polres Natuna, proses penangkapan Harmain dilakukan sejak Selasa (26/8). 

Saat itu, Harmain mengenakan kemeja putih berlengan pendek dan menggunakan celana warna hitam. Ia membawa koper yang informasinya disiapkan oleh pihak keluarga. 

Di Bandara, Harmain juga sesekali melemparkan senyum kepada pihak keluarga yang mengantarnya. Ia tampak bersikap tenang dan kadang menyapa beberapa orang yang dikenalnya yang kebetulan juga sedang berada di Bandara Ranai. 

Pihak keluarga dan kenalannya tidak ada yang mau diwawancarai wartawan mengenai penangkapan ini. Kapolres Natuna, AKBP Anton Setiyawan saat dikonfirmasi juga mengaku tidak mengetahui perihal proses penangkapan Harmain. 

“Itu wewenang Polda Kepri, saya tidak tahu,” ujar Anton singkat.

Sementara itu, pantauan di Bandara Hang Nadim Batam, Harmain tiba di bandara pukul 12.30 WIB dan langsung digiring ke Mapolda Kepri. Sekitar pukul 1.00 WIB, Harmain dibawa ke ruang Tipikor di lantai 3 Mapolda Kepri. 

Tampak juga petugas membawa tiga kardus yang diperkirakan data dan barang bukti kasus tersebut. Di ruang Tipikor, Harmain duduk di salah satu kursi sambil menikmati sebungkus nasi.

“Iya, benar kita amankan anggota DPRD Natuna. Tapi besoklah mas kami baru sampai dan belum sempat istirahat. Lagian juga (Harmain) sedang diperiksa,” kata Kasubdit 3 Tipikor Krimsus Polda Kepri AKBP Pol Wisnu Aji, kepada wartawan. 

Informasi yang dihimpun, kasus dugaan korupsi dana bansos APBD Kabupaten Natuna tahun anggaran 2011 anggota Harmain ini, sudah pernah disidik oleh Penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Kepri yang kala itu dijabat Kombes Achmad Yudi.

Ketika itu, penyidik menggali bukti-bukti kerugian negara melalui saksi ahli untuk membuktikan dugaan kasus korupsi APBD Kabupaten Natuna tahun 2011 atas bansos untuk LSM Serbu dengan nilai pagu sebesar Rp1 miliar yang diduga diotaki oknum anggota DPRD Natuna. (hk,fat/cw81)

http://www.haluankepri.com/natuna/67174-anggota-dprd-natuna-ditangkap-.html

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner