Angin Puting Beliung Rusak 27 Rumah di Banyu Wangi

oleh

Sijori Kepri, Jatim — Angin puting beliung mengakibatkan sejumlah rumah warga Banyu Wangi rusak. Sebanyak 15 rumah yang berada di Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyu Wangi, Provinsi Jawa Timur, rusak sedang.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Dr Raditya Jati, mengatakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyu Wangi melaporkan, 12 unit rumah lainnya rusak ringan. Di samping kerusakan rumah warga, peristiwa ini mengakibatkan kerusakan ringan 1 (satu) unit Mushola dan 1 (satu) unit bangunan sekolah. Instalasi listrik di lokasi desa terdampak mati.

“BPBD setempat mencatat 1 warga luka ringan dan 27 keluarga terdampak,” kata Dr. Raditya Jati, kemarin.

Peristiwa angin puting beliung dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang. Kejadian berlangsung pada hari Jumat, (05/02/2021), pukul 16.00 waktu setempat atau WIB.

Merespons kejadian, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Banyu Wangi melakukan penilaian dampak di lokasi yang dibantu oleh perangkat desa. Penanganan darurat juga berlangsung untuk penanganan pohon tumbang.

BACA JUGA  Amukan Angin Puting Beliung, “ATAP RUMAH WARGA KAMPUNG BUGIS JEBOL”

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, wilayah Cluring masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

“Menyikapi kondisi tersebut, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siap siaga dalam menghadapi potensi bahaya hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor maupun angin kencang,” tutup Dr Raditya Jati. (R Rich)

Shares