,

Ansar Minta Singapura Buka Akses Wisman ke Kepri

oleh
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. (Foto : Humpro Kepri)

Sijori Kepri, Tanjung Pinang — Melalui Wakil Menteri Bidang Luar Negeri dan Pendidikan Singapura, Dr Mohamad Maliki Bin Osman, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, meminta kepada Pemerintah Singapura , agar akses masuk masyarakat Singapura ke Indonesia, khususnya ke wilayah Kepri dipertimbangkan untuk dibuka.  

Menurut Ansar, hal ini penting untuk menjadi perhatian Pemerintah Singapura sebagai negara yang berdekatan langsung dengan Kepulauan Riau, dan selama ini hubungan kerjasama antara kedua negara keduanya juga sudah berjalan baik dalam banyak hal, terutama dalam dunia pariwisata.  

Permintaan Ansar ini berkaitan erat dengan rencana program Travel Buble di wilayah Kepri, terutama untuk objek wisata yang ada di Batam dan Bintan, yakni di kawasan wisata Bintan Resort di Lagoi, Bintan dan di Nongsa Marina di Kota Batam.   

BACA JUGA  Ansar Kukuhkan 36 Paksibraka Provinsi Kepri

“Presiden RI segera membuka travel babel untuk Bali, Batam dan Bintan. Dan untuk pembukaan travel bubble itu, kita, Kepri sudah mempersiapkan diri semua persyaratan yang dibutuhkan, termasuk konsep karantina wilayah di Batam dan Bintan,” kata Ansar dalam komunikasinya melalui video conference dengan Dr Mohammad Maliki Bin Oesman, Rabu, (13/10/2021).

Ansar berharap agar Indonesia dapat menjadi pembahasan pemerintah Singapura dalam membuka travel babel atau kunjungan wisatawan mancanegara, lebih khususnya ke Provinsi Kepri.  

Ansar juga mengucapkan berterima kasih atas bantuan yang sudah diberikan oleh Pemerintah Singapura berupa dosis vaksin AZ yang cukup membantu mempercepat pencapaian target vaksinasi di Kepri.  

Ansar meminta kepada Pemerintah Singapura terkait pembukaan akses Wisman ini juga didasari dengan dukungan data dan fakta di lapangan. Dimana capaian assesment yang disampaikan oleh Kementerian Kesehatan RI bahwa per hari ini angka Positive Rate di Kepri telah mencapai 0,3 persen, BOR 3.01 persen, konfirmasi kasus harian di Kepri juga sudah diangka 1 (satu) digit, serta tracing rata-rata 20 orang dari 1 (satu) orang yang terkonfirmasi postif Covid-19.  

BACA JUGA  Didampingi Gubernur dan Wali Kota, Menko PMK Tinjau Rumah Warga di Kelurahan Tanjung Unggat

“Saat ini Kepri juga sudah berada di PPKM Level 1 berdasarkan assesment levelisasi. Saya rasa semua syarat yang dibutuhkan untuk Kepri sudah terpenuhi, dan kita sudah sangat siap untuk untuk menerima wisman,” ujar Ansar.

Terkait Permintaan Gubernur Kepri kepada Pemerintah Singapura ini, Pemerintah Provinsi Kepri juga akan segera berkoordinasi ke Pemerintah Pusat, guna meminta hal yang sama kepada Pemerintah Pusat atau langsung kepada Presiden.  

“Secara resmi kita akan meminta ke pusat, agar ada kebijakan khusus untuk wisman dari Singapura ke Indonesia, khususnya ke Kepri,” tambah Ansar.  

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri Siangapura, Dr Mohamad Maliki Bin Osman, mengapresiasi atas capaian penanganan Covid-19 di Provinsi Kepri, yang penurunannya sangat signifikan dan membaik. Ditambah lagi dengan dukungan penerapan Prokes yang ketat di masyarakat, pelaksanan vaksinasi, trecing, tracking, treatmen (3T),  dan tingkat intensitas koordinasi Satgas Covid-19 Kepri, serta kesungguhan kepala daerah, baik itu Gubernur, Bupati/Wali Kota dan jajaran TNI/Polri yang membuat Kepri mendapat capaian penurunan Covid-19 di Kepri.  

BACA JUGA  Hasil Test PCR Ansar Ahmad Dinyatakan Positif Covid-19

“Untuk membuka akses wisman antara Indonesia dan Singapura, khususnya untuk Wilayah Kepri, saya rasa ini akan ada pembahasan kembali di internal Pemerintah Singapura. Dan ini akan ditindaklanjuti okeh Kementerian Kesehatan dan Pariwisata Singapura guna mengecek data-data perkembangan Covid dan sebagainya di Indonesia, khususnya Kepri,” kata Maliki. (Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.