, , , ,

Antisipasi COVID-19, Bobby Jayanto Usul Tanjungpinang Berlakukan Lock Down

oleh
Anggota DPRD Provinsi Kepri, Bobby Jayanto. (Foto : Patar Sianipar)
height="100%"

Sijori Kepri, Tanjungpinang — Menyusul ada penambahan warga Tanjungpinang positip terinfeksi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), anggota DPRD Provinsi Kepri, Bobby Jayanto, mengaku prihatin. Wakil rakyat Tanjungpinang ini menyarankan agar Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menerapkan sistim karantina kewilayahan atau Lock Down di ibukota Provinsi Kepri.

Setiap pintu masuk dan keluar Tanjungpinang, baik lewat jalur laut dan udara selama 14 hari kedepan, dilakukan penutupan. Hal ini untuk mencegah warga lainnya terjangkit virus mematikan ini.

Jika ada karantina wilayah, tentu warga yang masuk kategori dalam pantauan COVID-19, akan cepat diperhatikan. Warga ini akan mudah diberikan bantuan pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Pemko melalui dinas terkait tentu akan mudah merealisasikan bantuan.

“Pemerintah pusat telah minta daerah agar menganggarkan dana penanggulangan COVID-19. Dana ini harus tepat sasaran, yakni masyarakat yang terdampak. Jadi jika selama 14 hari mereka terdampak akibat karantina wilayah, mereka tetap bisa bertahan hidup dengan bantuan pemerintah,” ujar Bobby Jayanto, Sabtu, (28/3/2020).

Sebagai pimpinan Partai NasDem kota Tanjungpinang, Bobby mengaku telah mengintstruksikan Fraksi NasDem Tanjungpinang aktif melakukan peninjauan ke pelabuhan dan bandara udara.

Sehingga legislator NasDem bisa memberikan rekomendasi kepada Pemko Tanjungpinang untuk pencegahan penularan COVID-19.

“Kondisi saat ini tidak bisa lagi diabaikan dan dianggap remeh. Harus ada kebijakan dan ketegasan dari Pemko Tanjungpinang guna lebih memberikan rasa nyaman bagi warganya,” katanya.

Terpisah, Walikota Tanjungpinang, Syahrul belum bisa diminta keterangan terkait usulan Bobby jayanto ini. Pesan yang dikirim melalui WA, pun belum dibalas. (Wak Tar)

Click to rate this post!
[Total: 4 Average: 5]