, ,

Arif : Penerapan E-Government “PERLU DIGESA”

oleh
Arif : Penerapan E-Government "PERLU DIGESA" 1
Sekda Kepri saat memimpin rapat lanjutan tim percepatan implementasi e-government Provinsi Kepri. (Foto : Humpro Kepri)
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Penerapan e-government perlu untuk digesa. Karena itu, diharapkan tim bisa menyelesaikannya secepat mungkin, sehingga bisa digunakan pada akhir Desember ini.

“Untuk membangun sebuah system e-goverment, perlu komitmen dari semua pihak. Bukan hanya komitmen dari Gubernur, namun juga komitmen dari DPRD serta dari semua OPD yang ada di Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Oleh karena itu, saya mengharapkan bantuan dari dinas terkait untuk ikut membantu penerapan e-goverment,” ujar Arif saat memimpin rapat lanjutan tim percepatan implementasi e-government Provinsi Kepri, di ruang rapat Sekda, Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Istana Kota Piring, Dompak, Tanjungpinang, Selasa, (25/07/2017).

Arif berharap, dengan penerapan e-goverment bisa memberikan informasi yang selalu up to date tentang berbagai hal. Menyediakan data dan berbagai sumberdaya yang mungkin bila ditempuh secara konvensional, akan banyak memakan energi serta memiliki fasilitas interaksi antara anggota masyarakat dengan penyelenggara layanan publik, tanpa harus bertemu secara fisik.

“Jika sistem ini bisa berjalan, maka tentunya akan mempermudah kerja pimpinan terutama Gubernur Kepulauan Riau, untuk memantau dan mengontrol perkembangan pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau, karena data yang diberikan pada sistem ini merupakan data real time. Pimpinan bisa mengetahui secara pasti kegiatan mana yang belum berjalan, sedang bahkan kegiatan yang akan segera berakhir. Bahkan, dengan e government, tumpukan berkas diatas meja juga bisa berkurang,” ujar Arif.

Pada rapat ini, Arif, mengintruksikan kepada Dinas Kominfo, agar segera mengintegrasikan semua aplikasi yang ada pada setiap OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Karena, saat ini banyak aplikasi yang dimiliki masing-masing OPD tidak terintegarasi pada satu data center.

Namun yang prioritas sekarang adalah mengintegrasikan 3 aplikasi terdahulu, yaitu e-planning milik Bappeda, E-Budgeting milik BPKKAD dan Si PAMOR milik Dispenda Provinsi Kepulauan Riau. Pengintegrasian ketiga aplikasi ini, diharapkan akan mempermudah pelaksanaan jalannya pembangunan

“Sistem aplikasi ini harus segera diintegrasikan, jangan ditunda lagi, kalau bisa lebih cepat lebih baik,” Arif menegaskan.

Hadir pada kesempatan ini, Asisten I Raja Ariza, Asisten II Syamsul Bahrum dan Asisten III Muhammad Hasbi, Kepala Diskominfo Guntur Sakti, Kepala Inspektorat Mirza. (SK-DY/hamzah)

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner