, ,

AWe Jadikan Singkep Barat “KAWASAN PERTANIAN TERINTEGRASI”

oleh
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

LINGGA (SK) — Setelah membuat percetakan sawah di Desa Sungai Besar, Kecamatan Lingga Utara, yang direncanakan Lingga menjadi lumbung padi di Kepri, dan beberapa waktu telah dilakukan panen perdana, kali ini beralih membuka lahah untuk penanaman ubi gajah yang merupakan bahan utama untuk pembuatan tepung Tapioka.

“Ada kurang lebih 500 Hektar lahan yang kita siapkan untuk ditanami ubi gajah ini,” ungkap Bupati Lingga, H. Alias Wello, disela-sela penanaman Ubi Gajah, di Tanah Putih Kecamatan Singkep barat, Kamis, (04/08/2016).

Tidak hanya di sektor pertanian, kata Bupati Lingga yang akrab disapa AWe ini, kita juga mewacanakan akan mengembangkan sektor kawasan pertanian terintegrasi di Singkep barat ini, dengan usaha peternakan. Kawasan pertanian terintegrias yang dimaksudnya adalah di sekitar lahan penanaman ubi gajah, direncananya akan dikembangbiakan juga hewan sapi, yang sudah dilirik salah satu investor yang siap untuk berinvestasi di Kabupaten Lingga. Dengan begitu, diharapkan usaha ini akan saling mendukung antara satu dengan yang lain.

“Kotoran ternak ini dapat kita jadikan pupuk, dan sisa pembuatan tapioka akan dijadikan pakan ternak,” terangnya.

Untuk usaha Industri tapioka ini sendiri, lanjut AWe, sudah dilirik oleh pengusaha lokal, yang sudah siap untuk mendirikan pabrik pengolahan tapioka. Hal ini, tentunya akan membuka peluang usaha dan tenaga kerja bagi masyarakat sekitar.

“Lahan kosong kita manfaatkan, peluang tenaga kerja juga kita dapat,” ucapnya.

Dalam kegiatan penanaman ubi gajah ini, juga dihadiri sejumlah inevstor dari luar dan pengusaha loka, perwakilan dari Pemerintah Provinsi Kepri, para staf khusus dan sejumlah pimpinan instansi vertikal lainnya. (SK-Pus)

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner