,

Bandar Judi Sie Jie Ditangkap di Karimun

oleh
Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Arsyad Riyandi, bersama 2 (dua) tersangka judi Sie Jie. (Foto : Ist)

Sijori Kepri, Karimun — Seorang Bandar dan Penampung Perjudian jenis Sie Jie Singapura berinisial D dan Y, berhasil ditangkap Satreskrim Polres Karimun, di Wilayah Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, pada Sabtu, (23/10/2021), sore.  

Kapolres karimun, AKBP Tony Pantano, melalui Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Arsyad Riyandi, mengatakan, dari penangkapan Tersangka D dan Y tersebut , Tim Opsnal Satreskrim Polres Karimun berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan tersangka untuk melakukan aktivitas perjudian jenis Sie Jie, berupa 1 (satu) Unit Smartphone Merk Samsung Galaxy J2, 1 (satu) Unit Smartphone Merk Vivo 2007 dan sejumlah uang tunai sebesar Rp 255.000 (dua ratus lima puluh lima ribu rupiah), berbagai pecahan dengan rincian (3 lembar pecahan Rp 50.000, 2 lembar pecahan Rp 20.000, 2 lembar pecahan Rp 10.000, 3 lembar pecahan Rp 5.000, 10 lembar pecahan Rp 2.000 dan 10 lembar pecahan Rp 1.000).  

“Tersangka D menjadi Bandar atau Penjual Judi Jenis Sie Jie 4 (empat) angka (Nomor) Singapura. Dari hasil penjualan nomor tersebut, tersangka D menyetorkan kepada tersangka Y. Sebagai penjual nomor, Tersangka D akan mendapatkan keuntungan 10 persen dari jumlah hadiah yang diberikan kepada pemenang yang dipotong tersangka Y dari hasil besaran hadiah pemenang,” kata AKP Arsyad Riyandi, didampingi Kasi Humas Polres Karimun, IPDA Jordan Manurung, Rabu, (27/10/2021).

BACA JUGA  520,95 Gram Sabu dan 504,5 Butir Ekstasi Diamankan

Kronologis penangkapan berawal dari informasi dari masyarakat, Tim Opsnal Satreskrim Polres Karimun langsung melaksanakan penyelidikan terkait informasi dimaksud. Selanjutnya petugas menuju lokasi dan berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka D, dan dikembangkan dimana tersangka D mengakui bahwa bosnya adalah tersangka Y.  

“Tersangka Y mengakui menjadi Bandar Penampung Judi Jenis Sie Jie sudah berjalan lebih kurang 2 (dua) bulan,” ungkap Arsyad.  

Terhadap kedua tersangka yang sudah diamankan ini akan disangkakan Pasal 303 K.U.H. Pidana dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun Jo 303 BIS K.U.H.Pidana dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun. (R Rich)

Shares