Barramundi Si Kakap Putih

oleh
Barramundi Si Kakap Putih. (Foto : Ist)

OLEH : Anifa Yuniasri
Program Studi : Ilmu Kelautan / Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan
NIM                  :   180254241002
Universitas      :   Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH)

Sijori Kepri — Ikan kakap Putih (Lates Calcalifer) merupakan jenis ikan berpindah yang dapat hidup di air asin, air tawar, dan muara. Ikan Kakap Putih biasa dikenal dengan sebutan Barramundi. Secara internasional, ia juga dikenal sebagai Asian Sea Bass (kakap laut ASIA) atau Australian Sea Bass (kakap laut Australia).

Pada mulanya, ikan ini merupakan ikan endemik yang hanya berada di sebagian perairan Asia Tenggara dan Australian saja, namun pada tahun 1980-an Barramundi mulai terkenal di kalangan luas seiring dengan pertambahan jumlah permintaan yang banyak sebagai bahan konsumsi.

Terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara Barramundi di air asin dan air tawar. Barramundi yang berada di air asin berwarna kebiru-biruan atau abu-abu kehijauan pada tubuh bagian atas, perak pada tubuh bagian bawah, memiliki sirip kekuningan, dan bentuk tubuh yang memanjang.

BACA JUGA  Mahasiswa UMRAH Bagikan Masker Gratis
Anifa Yuniasri, Mahasiswi UMRAH. (Foto : Ist)

Sementara itu, Barramundi air tawar (payau) pada umumnya memiliki warna lebih gelap pada tubuh bagian atas, keemasan pada tubuh bagian bawah, memiliki sirip berwarna gelap, serta ekor yang tebal.

Sifat unik yang dimiliki Ikan Barramundi, yaitu Hermafrodit Protandis. Hermafrodit Protandis yakni pengubahan jenis kelamin dari yang berjenis jantan menjadi betina. Kebanyakan Ikan Barramundi dewasa sebagai jantan memiliki ukuran sekitar 50 hingga 60 sentimeter dan mulai mengubah jenis kelamin menjadi betina saat ukurannya sekitar 80 sentimeter secara bersyarat.

Syarat Ikan Barramundi tersebut hanya jika mereka hidup di perairan laut (tidak bermigrasi ke arah muara atau sungai payau), karena air asin diyakini dapat memicu kematangan seksual pada Barramundi jantan.

Ikan Barramundi remaja memiliki struktur dan bentuk tubuh seperti layaknya ikan dewasa. Satu-satunya yang membedakan antara Barramundi remaja dan dewasa, selain ukuran adalah adanya garis kepala dorsal putih pada ikan antara satu dan lima sentimeter panjangnya. Jadi, kita dapat langsung mengetahui jika ikan tersebut masih berusia remaja dengan mengamati ada tidaknya garis kepala yang memanjang pada ikan Barramundi.

BACA JUGA  Mahasiswa Demo “KASUS KORUPSI WAREK II UMRAH”

Di dalam negeri, Barramundi dapat dijumpai di hampir seluruh wilayah Perairan Indonesia, khususnya di Pantura, Kalimantan, Sulawesi, Sumatera, dan Kepri Sedangkan, diluar Perairan Indonesia dapat ditemukan di Filipina, Thailand, Kamboja, Malaysia, Australia, China Selatan, Vietnam, Oman, Srilanka, Bangladesh dan Pakistan.

Meskipun nama ikan ini sudah populer di masyarakat, namun masih saja ada yang belum mengetahui tentang ikan ini. Apalagi jika sudah berada di pasar tradisional, seperti pepatah“lain yang disebut lain yang ditunjuk, lain yang dimaksud lain yang didapat atau Lain yang dibeli lain pula yang diberikan.

Artinya, diantara pedagang dan pembeli ikan tidak sepaham tentang jenis ikan kakap yang dimaksud. Akibatnya, banyak konsumen ikan yang merasa kecewa. Hal ini wajar terjadi, mengingat tidak semua orang termasuk nelayan dan pedagang ikan yang memahami tentang biologi ikan dengan baik.

Maka dari itu, mulai dari sekarang, marilah kita menjadi konsumen ataupun pedagang yang baik dan bijak dengan cara memahami dan mengetahui seperti apa sesungguhnya biologi dari ikan kakap tersebut. Menambah ilmu tidak ada salahnya bukan? ***

BACA JUGA  [OPINI] Kekayaan Keanekaragaman Hayati di Laut Indonesia
 

No More Posts Available.

No more pages to load.